Tekuk Persija, Persebaya Tembus Tiga Besar Liga 1 2019

Persebaya Surabaya sukses tembus babak tiga besar dari hasil laga di pekan ke-33 Liga 1 2019. Menghadapi Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Selasa, 17 Desember 2019, Persebaya menang dengan skor 2-1.

Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya

Persija pasrah dan berikan jalan tembus ke tiga besar Liga 1 2019 bagi Persebaya

Sepasang gol Persebaya dicetak oleh Osvaldo Haay di menit kedelapan dan Diogo Campos di menit ke-23. Sementara itu gol tunggal Macan Kemayoran dilesatkan oleh Marko Simic dari titik penalti di menit ke-31.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Persebaya. Tambahan tiga poin membuat koleksi poin Persebaya menjadi 52 poin dari 33 pertandingan. Persebaya pun naik ke urutan ketiga, menggeser tempat yang sebelumnya diduduki Bhayangkara FC dan Borneo FC. Persebaya kini hanya berjarak satu poin dari Persipura Jayapura di urutan kedua. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Bali United yang sudah dipastikan sebagai juara Liga 1 musim ini.

Osvaldo bawa kemenangan Persebaya

Kemenangan Persebaya tidak lepas dari performa gemilang Osvaldo Haay. Pemain berdarah Papua itu tampil ciamik dengan mencetak satu gol dan satu assist. Osvaldo mencetak gol di awal pertandingan dan memberikan assist kepada Digo Campos untuk menggandakan keunggulan timnya.

Sementara itu Persija berusaha mengejar ketertinggalan melalui Marko Simic yang sukses mengeksekusi penalti di menit ke-31. Penalti ini diberikan setelah salah satu pemain Persebaya yakni Otavio Dutra menyentuh bola di kotak terlarang.

Kubu Persebaya pun menyambut positif hasil ini. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Aji Santoso, kemenangan ini istimewa karena terjadi di markas Macan Kemayoran.

Aji: “Jual beli serangan yang menarik…”

“Alhamdulillah bisa mengalahkan Persija setelah sepuluh tahun tak main di SUGBK. Terima kasih. Respek kepada suporter yang tertib,” beber Aji Santoso.

Lebih lanjut mantan pemain timnas Indonesia itu mengatakan pertandingan berjalan menarik. Kedua tim silih berganti memberikan ancaman ke gawang lawan.

“Pertandingan menarik selama 90 menit. Saya sampaikan pertandingan menarik karena jual beli serangan. Saya cukup yakin dengan tim saya bisa mengimbangi Persija,” sambungnya.

Tavares: “Saya sungguh kecewa…”

Sementara itu pelatih Persija, Edson Araujo Tavares, kecewa dengan hasil tersebut. Menurut pelatih asing itu, timnya seharusnya bisa meraih hasil berbeda. Utama lagi, ini merupakan laga terakhir, sekaligus laga perpisahan bagi salah satu pemain legendaris Persija yakni Bambang Pamungkas.

“Saya tidak senang, bukan karena hanya hasil, tapi juga karena ini merupakan laga terakhir Bambang dan kami tidak bisa memberikannya hadiah kemenangan,” tandas Tavares.

Susunan pemain Persija Jakarta versus Persebaya Surabaya

Persija Jakarta: 26-Andritany Ardhiyasa (PG), 2-Xandao, 19-Fachrudin Wahyudi Aryanto, 14-Ismed Sofyan, 16-Tony Sucipto, 17-Fitra Ridwan (4-Ryuji Utomo Prabowo 31′), 25-Riko Simanjuntak, 7-Rizki Ramdani Lestaluhu, 32-Rohit Chand, 45-Sandi Darman Sute, 9-Marko Simic.

Pelatih: Edson Araujo Tavares

Persebaya Surabaya: 33-Miswar Saputra (PG), 5-Otavio Dutra, 13-Rachmat Irianto, 22-Abu Rizal Maulana, 28-Aryn Glen Williams, 23-Hansamu Yama Pranata, 96-Muhammad Hidayat, 20- Osvaldo Haay, 7-David da Silva, 90-Diogo Campos Gomes, 8-Oktofianus Fernando.

Pelatih: Aji Santoso

Finlandia Jadi Tuan Rumah Baru, Berikut Kalender MotoGP 2020

Kalender balap MotoGP 2020 sudah dirilis. Sejumlah perubahan terjadi. Salah satunya dengan masuknya Finlandia dalam daftar tuan rumah. Munculnya Finlandia dalam kalender MotoGP 2020 bukan sesuatu yang mengagetkan mengingat informasi tersebut sudah lama tersiar.

kalender balapan motogp 2020

Kalender MotoGP 2020, Finlandia persiapkan diri

Ini bukan kali pertama Finlandia menjadi tuan rumah MotoGP. Negara tersebut pernah menjadi tuan rumah sebelumnya, dengan terakhir kali menggelarnya pada 1982 silam. Balapan di Finlandia dijadwalkan pada 12 Juli 2020.

Masuknya Finlandia sebagai tuan rumah membuat kalender balap musim depan menjadi lebih panjang. Para pebalap akan menjalani 20 seri sepanjang musim 2020.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Qatar akan membuka seri MotoGP 2020. Losail International Circuit akan menjadi titik berangkat dari perjalanan para pebalap untuk menjadi juara dunia di kelas paling prestisius itu. Seri pertama akan digelar pada 8 Maret 2020.

Thailand akan menjadi tuan rumah seri kedua

Menariknya, setelah seri pertama, para pebalap akan langsung terbang ke Thailand. Tahun depan Thailand akan menjadi tuan rumah untuk seri kedua di Chang International Circuit.

Seri ketiga akan digelar di Americas Circuit of the Americas. Sementara itu musim 2020 akan berakhir di Valencia. Di Comunitat Valenciana-Ricardo Tormo akan diketahui siapa yang akan keluar sebagai juara dunia.

Musim 2029, Marc Marquez tampil sebagai juara dunia MotoGP. Penampilan pebalap asal Spanyol sepanjang tahun 2019 begitu fenomenal. Pebalap berjuluk Baby Aliens itu bahkan sudah menggenggam gelar juara dunia sejak sebelum musim berakhir.

Apakah Marquez akan mempertahankan gelar juara dunia? Apakah pebalap legendaris, Valentino Rossi akan menunjukkan tajinya? Yang pasti atmosfer balapan akan berlangsung seru. Para pebalap senior akan beradu dengan para pebalap muda yang sudah mulai memberikan ancaman sepanjang musim 2019.

Berikut Jadwal Lengkap MotoGP 2020

08/03 Qatar* Losail International Circuit

22/03 Thailand Chang International Circuit

05/04 Americas Circuit of the Americas

19/04 Republica Argentina Termas de Rio Hondo

03/05 Spain Circuito de Jerez – Ángel Nieto

17/05 France Le Mans

31/05 Italy Autodromo del Mugello

07/06 Catalunya Barcelona – Catalunya

21/06 Germany Sachsenring

28/06 Netherlands TT Circuit Assen

12/07 Finland KymiRing

09/08 Czech Republic Automotodrom Brno

16/08 Austria Red Bull Ring-Spielberg

30/08 Great Britain Silverstone

13/09 San Marino & Riviera di Rimini MWC Marco Simoncelli

04/10 Aragón MotorLand Aragón

18/10 Japan Twin Ring Motegi

25/10 Australia Philip Island

01/11 Malaysia Sepang International Circuit

15/11 Comunitat Valenciana Comunitat Valenciana-Ricardo Tormo

Jumpa Napoli di 16 Besar Liga Champions, Valverde: Napoli Tim yang Berbahaya

Hasil undian babak 16 besar Liga Champions Eropa akan menghadirkan laga-laga menarik. Salah satunya adalah pertemuan antara Barcelona kontra Napoli. Kedua tim akan berebut satu tiket ke babak perempatfinal dengan dua laga yang akan dimainkan, masing-masing laga kandang dan tandang.

liga champions babak 16 besar - barcelona vs napoli

Valverde: “Napoli tidak bisa dianggap remeh…”

Di atas kertas Barcelona berpeluang lolos ke babak selanjutnya. Namun demikian Napoli bukanlah tim yang mudah ditaklukkan. Hal ini diakui oleh pelatih Blaugrana, Ernesto Valverde. Menurut pelatih asal Spanyol itu, Partenopei adalah tim yang berbahaya. Meski mereka sedang dalam masa transisi usai berganti pelatih, Valverde tetap mewaspadai kekuatan klub Serie A Italia itu.

“Napoli adalah tim yang berbahaya. Mereka jelas tidak berada dalam kondisi terbaik saat ini. Mereka berganti pelatih dan harus beradaptasi sedikit demi sedikit,” beber Valverde.

Pertemuan pertama kedua tim akan digelar pada 25 Debruari 2020. Di laga pertama ini Barcelona akan bertindak sebagai tim tamu. Setelah menjadi tuan rumah di pertemuan pertama, giliran Napoli yang akan melawat ke Stadion Nou Camp pada leg kedua yang direncanakan pada 18 Maret 2020.

Barca sibuk pantau Napoli sebelum babak 16 besar Liga Champions

Saat ini kubu Barcelona masih terus memantau situasi dan perkembangan Napoli. Valverde menegaskan mereka akan terus memantau klub tersebut hingga Februari nanti, atau jelang pertemuan pertama. Meski begitu ia mengatakan mereka harus mempersiapkan diri dengan baik bila ingin meraih hasil positif.

“Kami akan melihat bagaimana kondisi mereka dan para pemain hingga Februari. Namun tanpa keraguan sedikit pun, kami harus mempersiapkan pertandingan itu dengan sangat baik,” lanjutnya.

Sementara itu ia memprediksi laga tersebut akan berlangsung menarik. Pertandingan di Stadion San Paolo, markas Napoli akan berlangsung dalam atmosfer yang luar biasa mengingat Napoli juga memiliki stadion yang besar dan banyak pendukung setia.

“Ini akan menjadi pertandingan dengan atmosfer yang luar bisa. Mereka memiliki stadion besar dengan para fan yang terasa sangat dekat,” bebernya.

Atmosfer tekanan tuan rumah

Meski akan melakoni laga tandang, Valverde menegaskan situasi tersebut bukan hal baru bagi mereka. Barcelona sudah terbiasa menghadapi tekanan dari publik tuan rumah. Meski begitu perjalanan ke Napoli akan meninggalkan kesan tersendiri.

“Namun kami akan baik-baik saja. Kami terbiasa bermain dengan atmosfer seperti ini. Ini akan akan menjadi indah dengan pengalaman berada di kota seperti Napoli ,” tegasnya.

Berikut ini hasil lengkap drawing Liga Champions di Swiss pada Senin (16/12/2019) WIB:

  • Borussia Dortmund vs PSG
  • Real Madrid vs Manchester City
  • Atalanta vs Valencia
  • Atletico Madrid vs Liverpool
  • Chelsea vs Bayern Muenchen
  • Olympique Lyon vs Juventus
  • Tottenham Hotspur vs RB Leipzig
  • Napoli vs Barcelona

Pesta 4 Gol ke Gawang Genoa, Inter Milan ke Puncak Serie A

Inter Milan sukses memetik kemenangan telak di pekan ke-17 Serie A. Menghadapi Genoa di kandang sendiri di Stadion Giuseppe Meaza pada Sabtu, 21 Desember 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, Internazionale Milan memetik kemenangan empat gol tanpa balas.

Inter Milan vs Genoa - LIga Serie A Italia

Lukaku & Gagliardini borong gol bagi Inter Milan

Empat gol Inter dicetak oleh Romelu Lukaku yang memborong dua gol di menit ke-31 dan 71, serta sepasang gol dari Roberto Gagliardini di menit ke-32 dan Sebastiano Esposito dari titik penalti di menit ke-64.

Tambahan tiga poin dari kemenangan ini sangat penting bagi Inter Milan. Tim besutan pelatih Antonio Conte itu pun telah mengemas total 42 poin dari 17 pertandingan dan melesat ke posisi teratas. Inter memiliki koleksi poin yang sama dengan Juventus namun mereka lebih unggul dalam hal selisih gol. Sementara itu posisi Genoa tak beranjak dari posisinya saat ini.

Pesta gol tuan rumah berawal di menit ke-31. Bermula dari umpan lambung Antonio Candreva, Lukaku sukses mengkonversi menjadi gol. Satu menit berselang Inter sukses menggandakan keunggulan melalui sepakan jarak dekat Roberto Gagliardini. Inter menambah dua gol lagi di babak kedua untuk mengunci kemenangan empat gol tanpa balas.

Conte: “Kami masih harus lakukan banyak sesi latihan…”

Kemenangan Inter ini membuat sang pelatih bahagia. Selain mampu menampilkan permainan terbaik, Inter sebenarnya tidak tampil dengan kekuatan terbaik. Beberapa pemain penting seperti Alexis Sanchez, Stefano Sensi, Nicolo Barella, dan Kwadwo Asamoah tengah dibekap cedera.

“Masih ada sesi latihan yang dijalani. Kami tidak mengaml risiko. Kami juga kehilangan Brozo dan Lautaro yang diskors,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan krisis pemain yang sempat dialami tak menyurutkan semangat mereka untuk meraih kemenangan.

Tetap tampil prima meski krisis pemain

“Kami krisis pemain tapi kami akan tampil maksimal. Dan kami tidak mau menjadikan ini sebagai alasan. Kami akan memberikan segalanya, saya pastikan itu. Fans pun akan berperan besar pada laga kontra Genoa,” lanjutnya.

Ia pun gembira dengan hasil ini karena sukses mewujudkan target untuk mengakhiri tahun 2019 di posisi teratas.

“Saya bilang kami harus merayakan Natal dengan cara terbaik. Saya pikir kami ada akan ada di sana. Ini luar biasa jika kami bisa memenangkan pertandingan dalam keadaan tak menguntungkan seperti ini,” tegas Conte.

Susunan pemain Inter Milan versus Genoa

Inter Milan: 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 6-Stefan de Vrij, 95-Bastoni; 87-Antonio Candreva (Valentino Lazaro 75′), 8-Matias Vecino, 20-Borja Valero, 5-Roberto Gagliardini (Stefano Sensi 72′), 34-Christian Biraghi (Federico Dimarco 78′); 30-Sebastiano Esposito, 9-Romelu Lukaku

Pelatih: Antonio Conte

Genoa: 97-IonutRadu; 17-Cristian Romero, 14-Davide Biraschi, 4-Domenico Criscito; 18-Paolo Ghiglione, 29-Francesco Cassata, 15-Filip Jagiello (Nicolo Rovella 62′), 21-Ivan Radovanovic, 28-Kevin Agudelo Ardila; 99-Andrea Pinamonti (Andrea Favilli 72′), 9-Antonio Sanabria (Denilho Cleonise 75′)

Pelatih: Thiago Motta

Manchester City Pangkas Jarak dengan Leicester City

Manchester City sukses memangkas jarak dengan Leicester City di tabel klasemen sementara Liga Primer Inggris. Hal ini tidak lepas dari kemenangan penting di pekan ke-18 yang berlangsung pada Sabtu, 21 Desember 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Manchester City vs Leicester City - infoprioritas.com

Dibungkam tuan rumah, Leicester City terpangkas jaraknya di klasemen Premier Inggris

Bertanding di kandang sendiri di Stadion Etihad, Manchster, The Citizen sukses membungkam tamunya Leicester City dengan skor 3-1. Trigol tuan rumah dicetak oleh Riyad Mahrez di menit ke-30, Ilkay Guendogan di menit ke-43 dari titik penalti, dan Gabriel Jesus di menit ke-69. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Jamie Vardy di menit ke-22.

Kemenangan ini membuat City kini mengemas total 38 poin. Meski masih terpaku di urutan ketiga, City sukses memangkas jarak dengan Leicester City di urutan kedua. Di antara kedua tim kini hanya berjarak satu poin.

Sementara itu Leicester City gagal mendekati Liverpool yang kini telah mengemas 49 poin. Liverpool berpeluang menjauh bila mampu memenangi laga ke-18.

Formasi terbaik dari kedua tim

City dan Leicester menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal kedua tim berusaha mencari kesempatan mencetak gol. Beberapa peluang emas pun tercipta. Leicester sempat mengejutkan tuan rumah setelah Vardy menggetarkan gawang City pada menit ke-22. Namun demikian City mampu bangkit untuk menyamakan kedudukan dan berlaik unggul.

Kemenangan ini membuat pelatih City, Pep Guardiola tetap optimis dengan peluang mereka untuk mempertahankan gelar meski terpaut jauh dari Liverpool di posisi teratas.

“Ketika kami kalah, itu adalah bencana dan tidak mungkin, namun ketika kami menang, mungkin untuk mengejar mereka. Kami satu poin di belakang Leicester,” beber Guardiola.

Pep: “Cara kami bermain…”

Lebih lanjut mantan pelatih Barcelona itu mengatakan timnya tampil baik sepanjang musim ini. Bila mereka mampu tampil sebaik laga kontar Leicester, ia yakin mereka akan mampu mengejar ketertinggalan.

“Saya hanya ingin melihat tim saya bermain dengan dan tanpa bola. Cara kami bermain musim ini bagus. Jika kami bermain seperti yang kami lakukan malam ini, kami dapat bersaing dengan semuanya, ” lanjutnya.

Ia mengakui Leicester memiliki beberapa pemain berbahaya. Namun demikian ia mengaku timnya sukses menjaga konsistensi untuk tampil di level tertinggi.

“Kami membuat performa luar biasa baik saat menguasai bola maupun tanpa bola. Mereka memiliki Vardy yang selalu berbahaya. Namun kami konsisten bermain di level tinggi,” tegasnya.

Susunan pemain Manchester City versus Leicester City

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson; 2-Kyle Walker, 30-Nicolas Otamendi, 25-Fernandinho, 22-Bernard Mendy; 17-Kevin De Bruyne, 8-Ilkay Guendogan, 20-Bernardo Silva; 26-Riyad Mahrez, 9-Gabriel Jesus, 7-Raheem Sterling

Pelatih: Pep Guardiola

Leicester City (4-1-4-1): 1-Kasper Schmeichel; 21-Ricardo Pereira, 6-Jonny Evans, 4-Caglar Soyuncu, 3-Ben Chilwell; 25-Wilfred Ndidi; 17-Ayoze Perez, 8-Youri Tielemans, 10-James Maddison; 15-Harvey Barnes; 9-Jamie Vardy

Pelatih: Brendan Rodgers

Juara Piala Dunia Antar Klub, Klopp: Itu Luar Biasa

Jurgen Klopp akhirnya sukses mengantar Liverpool menjadi juara Piala Dunia Antar Klub 2019. Manajer asal Jerman itu sukses memimpin timnya mengalahkan Flamengo di babak final yang digelar di Stadion Internasional Al Khalifa, Doha, Minggu, 22 Desember 2019 dini hari WIB.

liverpool vs flamengo 2019 - juara piala dunia antar klub

Prestasi luar biasa Liverpool, sebagai juara Piala Dunia Antar Klub

Usai pertandingan Klopp mengatakan dirinya hampir kehabisan kata-kata untuk berbicara. Baginya itu merupakan hasil yang luar biasa. Ia memberikan apresiasi kepada timnya yang sudah tampil maksimal.

“Saya kesulitan untuk menemukan kata-kata untuk mengekspresikan respek saya ke anak-anak, itu luar biasa. Kami melakukan begitu banyak hal bagus. Saya melihat banyak sekali performa sensasional dan saya sangat bahagia,” beber Klopp.

Klopp: “Ini sangat luar biasa…”

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan kemenangan tersebut menjadi kenangan indah bagi mereka dan bagi para pendukungnya.

“Pada saat ini, kami harus melihat malam yang indah untuk kami, klub, untuk semua orang yang bersama kami,” sambungnya.

Gelar juara yang diraih Liverpool tidak lepas dari kemampuan mereka melewati berbagai tantangan. Salah satunya adalah padatnya jadwal pertandingan. Mereka harus menjalani sejumlah pertandingan dengan waktu persiapan yang singkat.

“Kami bermain dalam lima hari, sehingga ini adalah masa yang sulit, tetapi anak-anak memperlihatkan keinginan membuat langkah dari laga ke laga, untuk memenangkan laga berikutnya, tantangan berikutnya, dan saya benar-benar senang dengan itu,” sambungnya.

Gelar juara pertama ajang prestisius

Bagi Liverpool ini merupakan gelar pertama mereka di ajang prestisius tersebut. Liverpool sempat mencapai babak final turnamen mini tersebut namun tak mampu keluar sebagai juara.

“Malam ini, kami tidak bisa melakukan lebih dari memenangkan pertandingan ini. Menang untuk pertama kalinya untuk klub yang luar biasa ini, Piala Dunia Klub,” sambungnya.

Klopp mengakui sebelum pertandingan ia tak membayangkan apa yang akan terjadi setelah kemenangan tersebut. Namun yang pasti hasil tersebut sungguh sensasional. Ia pun mengaku sangat bangga dengan pencapaian anak asuhnya.

“Sebelum pertandingan saya katakan saya tidak tahu persis bagaimana rasanya [memenangkan piala], tetapi sekarang saya bisa mengatakan itu luar biasa. Benar-benar sensasional. Saya sangat bangga pada anak-anak,” tegasnya.

Firmino bukukan gol tunggal kemenangan The Reds

Liverpool sukses memenangi pertandingan setelah bermain lebih dari 90 menit. Gol tunggal kemenangan Liverpool dicetak oleh Roberto Firmino di menit ke-99. Gol tunggal ini lebih dari cukup bagi Liverpool untuk menjadi raja dunia.

Gol tersebut berawal dari serangan balik cepat. Sodoran yang diberikan Sadio Mane berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Firmino. Gol pemain asal Brasil itu sekaligus mengunci kemenangan Liverpool.

Hafiz Faizal dan Gloria Widjaja Kehilangan Momen Saat Hadapi Pasangan Nomor 1 Dunia

Pasangan ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja hampir saja meraih kemenangan atas pasangan nomor satu dunia, Zheng Siwei dan Huang Ya Qiong di laga kedua penyisihan Grup B BWF World Tour Finals 2019 yang digelar di Tianhe Gymnasium, China pada Kamis, 12 Desember 2019.

Hafiz Faizal dan Gloria Widjaja

Hampir bisa menang, Hafiz Faizal dan Gloria Widjaja justru kehilangan momen

Hafiz dan Gloria hampir saja menang bila mampu mengunci game ketiga. Keduanya kalah usai bertarung selama 61 menit dengan skor akhir 15-21, 22-20, dan 17-21.

Usai pertandingan keduanya mengakui kehilangan momentum untuk meraih kemenangan. Mereka menyayangkan awal yang kurang bagus di game penentuan. Setelah memenangi game kedua, kepercayaan diri mereka sempat naik. Sayangnya hal tersebut gagal dimanfaatkan untuk memanfaatkan kesempatan di set ketiga.

Hafiz: “Di awal game ketiga…”

“Sebetulnya momen kami itu di awal game ketiga. Kalau saja tadi awalnya bagus, kami optimistis bisa ambil kemenangan hari ini. Soalnya kepercayaan diri kami lagi naik setelah menang di game kedua. Begitu masuk di game ketiga, salahnya kami nggak bisa memaksimalkan kesempatan kondisi menang angin. Padahal kami lihat lawan juga sudah mulai nggak enak mainnya. Tapi malah jadi bumerang buat kami sendiri karena momentum kami lepas di awal game ketiga,” ungkap Hafiz Faizal seperti dilansir dari badmintonindonesia.org.

Gloria pun mengakui hal tersebut. Ia juga menyayangkan mereka gagal mengawali game ketiga dengan baik. Bila mampu tampil konsisten terutama di game penentuan maka hasil akhir bisa saja berbeda.

Gloria: “Kami justru jadi kehilangan poin…”

“Kalau dari saya pribadi, seharusnya tadi kami bisa ambil kemenangan dengan permainan yang seperti ini. Tapi memang betul yang dibilang Hafiz, kami kehilangan poin penting di awal game ketiga. Harusnya kami bisa lebih konsisten lagi menjaga momentum,” timpal Gloria Emanuelle Widjaja.

Meski begitu Gloria mengatakan mereka sudah tampil maksimal. Baginya yang terpenting adalah penampilan maksimal terlepas dari hasil akhir.

“Di pertandingan tadi kami sudah totalitas, coba keluarkan permainan terbaik. Kami nggak terlalu memikirkan hasil, yang penting kami coba untuk maksimal terus,” sambungnya.

Keduanya masih bisa ke semi final

Hafiz dan Gloria masih berpeluang lolos ke babak semi final. Berkat kemenangan di laga pertama atas pasangan Indonesia lainnya, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti, Hafiz dan Gloria masih berpeluang lolos ke semi final bila mampu mengamankan kemenangan di pertandingan terakhir penyisihan grup.

Tentu tidak mudah bagi mereka untuk lolos ke babak semi final. Keduanya harus meladeni permainan pasangan Jepang, Yuta Watanabe dan Arisa Higashino. Kemenangan di laga terakhir ini adalah harga mati bila mereka ingin lolos ke semi final.

PBSI Umumkan Daftar Atlet Pelatnas Utama, Ada Nama Hendra Setiawan dan Mohamad Ahsan

Pengurus Pusat PBSI (PP PBSI) baru saja merilis daftar atlet Pelatnas utama PBSI 2020. Dari daftar nama tersebut tidak banyak perubahan. Ada beberapa pemain senior yang memilih berkarier secara profesional sehingga akhirnya mundur dari pelatnas.

daftar nama atlet pelatnas utama pbsi 2020

The Daddies masuk daftar atlet Pelatnas utama

Selain itu ada juga pemain senior yang kembali begabung dengan Pelatnas PBSI. Mereka adalah Mohamad Ahsan dan Hendra Setiawan. Pasangan berjuluk The Daddies ini kembali masuk pelatnas berdasarkan Surat Keputusan nomor SKEP/106/0.3/XII/2019.

Berikut daftar nama pemain Pelatnas PBSI 2020

Tunggal Putra

Utama

  1. Anthony Sinisuka Ginting (SGS PLN Bandung, Jawa Barat)
  2. Jonatan Christie (Tangkas, DKI Jakarta)
  3. Shesar Hiren Rhustavito (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  4. Chico Aura Dwi Wardoyo (Exist, DKI Jakarta)
  5. Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  6. Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu (Exist, DKI Jakarta)
  7. Karono Suwarno (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  8. Firman Abdul Kholik (Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat)
  9. Vicky Angga Saputra (Tangkas, DKI Jakarta)

Tunggal Putri

Utama

  1. Gregoria Mariska Tunjung (Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat)
  2. Fitriani (Exist, DKI Jakarta)
  3. Ruselli Hartawan (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  4. Choirunnisa (Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat)
  5. Putri Kusuma Wardani (Exist, DKI Jakarta)
  6. Yasnita Enggira Setyawan (Exist, DKI Jakarta)
  7. Asty Dwi Widyaningrum (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  8. Nandini Putri Arumni (Djarum Kudus, Jawa Tengah)

Ganda Putra

  1. Kevin Sanjaya Sukamuljo (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  2. Marcus Fernaldi Gideon (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  3. Fajar Alfian (SGS PLN Bandung, Jawa Barat)
  4. Muhammad Rian Ardianto (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  5. Leo Rolly Carnando (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  6. Daniel Marthin (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  7. Bagas Maulana (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  8. Muhammad Shohibul Fikri (SGS PLN Bandung, Jawa Barat)
  9. Sabar Karyaman Gutama (Exist, DKI Jakarta)
  10. Moh. Reza Pahlevi Isfahani (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  11. Ade Yusuf Santoso (Wima, Jawa Timur)
  12. Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira (Tangkas, DKI Jakarta)
  13. Hendra Setiawan (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  14. Mohammad Ahsan (Djarum Kudus, Jawa Tengah)

Ganda Putri

Utama

  1. Greysia Polii (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  2. Apriyani Rahayu (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  3. Tania Oktaviani Kusumah (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  4. Ni Ketut Mahadewi Istarani (Suryanaga, Jawa Timur)
  5. Yulfira Barkah (Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat)
  6. Agatha Imanuela (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  7. Siti Fadia Silva Ramadhanti (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  8. Ribka Sugiarto (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  9. Febriana Dwipuji Kusuma (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  10. Amallia Cahaya Pratiwi (Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat)
  11. Nita Violina Marwah (Exist, DKI Jakarta)
  12. Putri Syaikah Ulima Hidayat (Exist, DKI Jakarta)

Ganda Campuran

Utama

  1. Praveen Jordan (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  2. Melati Daeva Oktavianti (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  3. Hafiz Faizal (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  4. Gloria Emanuelle Widjaja (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  5. Rinov Rivaldy (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  6. Pitha Haningtyas Mentari (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  7. Marsheilla Gischa Islami (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  8. Andika Ramadiansyah (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  9. Winny Oktavina Kandow (Tangkas, DKI Jakarta)
  10. Akbar Bintang Cahyono (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  11. Adnan Maulana (Jaya Raya, DKI Jakarta)
  12. Mychelle Crhystine Bandaso (Djarum Kudus, Jawa Tengah)
  13. Tontowi Ahmad (Djarum Kudus, Jawa Tengah)

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Tersingkir dari BWF World Tour Finals 2019

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus memupuskan harapannya untuk berbicara banyak di pentas BWF World Tour Finals 2019. Greysia dan Apriyani Rahayu dipastikan tersingkir di babak penyisihan grup turnamen pamungkas di tahun 2019 itu.

Apriyani Rahayu - Greysia Polii

Penyebab Greysia Polii dan Apriyani Rahayu tersingkir

Hal ini disebabkan karena Greysia dan Apriyani gagal mengamankan kemenangan di laga kedua penyisihan Grup A. setelah kalah dari Yuki Fukushima dan Sayaka Hirota, 21-19, 5-21, dan 9-21 di laga pertama, Greysia dan Apriyani kembali menelan pil pahit saat menghadpai pasangan China, Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan. Bermain di Tianhe Gymnasium, Kamis, 12 Desember 2019, pasangan Indonesia itu kalah usai bertarung tiga game dengan skor akhir 21-17, 10-21, dan 16-21.

Menelan dua kekalahan membuat langkah pasangan Indonesia ke babak semi final tertutup. Pertandingan terakhir penyisihan grup tidak lebih dari laga hiburan.

Greysia:  “Kami akui belum stabil…”

Usai kekalahan ini, Greysia mengakui kegagalan tersebut. Pemain senior pelatnas PBSI itu mengakui performa mereka belum stabil. Belakangan ini penampilan mereka kurang meyakinkan di berbagai turnamen.

“Peluang kami untuk ke semifinal memang sudah tertutup, tapi kami tetap harus ambil sisi positifnya. Kami tahu penampilan kami di level atas itu masih turun naik, belum stabil. Dari beberapa turnamen sebelumnya, kami sedang berada dalam masa-masa krisis. Dan kali ini kami sudah mulai menemukan lagi momentumnya,” beber Greysia Polii seperti dilansir dari badmintonindonesia.org.

Akui kecewa akan hasil pertandingan kali ini

Lebih lanjut Greysia mengatakan mereka tetap menimba sisi positif dari kegagalan tersebut. Malahan ia mengakui performa mereka di turnamen ini lebih baik ketimbang turnamen-turnamen sebelumnya.

“Walaupun kalah, tapi dari dua pertandingan ini, kami merasa sudah ada peningkatan yang lebih baik dibanding sebelum-sebelumnya. Jadi ini yang lagi kami coba untuk ditingkatkan lagi. Kecewa sih pasti, tapi kita nggak terlalu masalah dengan kekalahan ini karena kita akan evaluasi terus menerus,” sambungnya.

Greysia mengakui kecewa dengan hasil tersebut. Menghadapi pasangan tuan rumah, Greysia dan Apriyani seharusnya bisa memanfaatkan momentum setelah berhasil merebut game pertama. Ia menyebut banyaknya kesalahan di game penentuan menjadi sebab kekalahan mereka.

Masih ada laga terakhir

Greysia dan Apriyani masih akan melakoni laga terakhir penyisihan grup. Mereka akan menghadapi pasangan China lainnya yakni Du Yue dan Li Yin Hui. Tidak hanya bagi Greysia dan Apriyani, laga ini pun menjadi ajang pelipur lara bagi pasangan China yang juga gagal ke babak selanjutnya.

Tiket semi final dari Grup B sudah menjadi milik Yuki Fikushima/Sayaka Hirota (Jepang) dan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (Tiongkok). Pertemuan antara kedua pasangan ini di laga pamungkas akan menentukan siapa yang menjadi juara grup.

Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions Eropa

Babak penyisihan grup Liga Champions Eropa sudah berakhir pada Rabu, 11 Desember 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Sebanyak 16 tim sudah memastikan diri lolos ke babak knockout.

16 besar liga champions eropa

Barca, Madrid dan lainnya maju 16 besar Liga Champions Eropa

Tim-tim unggulan berhasil lolos ke babak 16 besar. Beberapa di antaranya adalah Barcelona, Real Madrid, Bayern Muenchen, Juventus, Paris Saint-Germain dan juara bertahan Liverpool.

Barcelona lolos dengan status juara grup F, ditemani Borussia Dortmund. Sementara itu Real Madrid lolos dengan status runner-up Grup A, kalah bersaing dengan Paris Saint-Germain (PSG).

Juventus tampil digdaya sepanjang penyisihan Grup D. Juventus lolos ke babak berikutnya ditemani runner-up grup Atletico Madrid.

Dari Liga Primer Inggris, Manchester City, Tottenham Hotspur, Chelsea dan Liverpool menjadi perwakilan. City lolos dengan status juara Grup C. sementara itu Atalanta membuat kejutan dengan lolos ke babak selanjutnya menemani Manchester Biru.

Pep: “Kami masih kalah kelas…”

Meski lolos ke babak selanjutnya, pelatih City, Pep Guardiola mengakui timnya masih kalah kelas dari tim-tim besar lainnya. Beberapa waktu lalu, City kalah dari Manchester United dalam derby Manchester di pentas Liga Primer Inggris.

“Karena memang terkadang ini terjadi. Terkadang Anda tidak menang dan yang lainnya tampil lebih baik dan Anda kalah. Normal untuk tidak selalu menang, terkadang Anda kalah,” tandas Guardiola.

Lebih lanjut mantan pelatih Barcelona itu mengatakan yang terpenting bagi mereka adalah tampil maksimal dan tidak menyerah.

“Yang penting adalah tidak menyerah dan mencoba melakukan apa yang kami lakukan sebagai sebuah tim. Semua pertandingan yang kami mainkan dalam semusim, kami mainkan sesuai keinginan kami,” sambungnya.

Masih banyak pekerjaan rumah bagi City

Saat ini City tertinggal jauh dari Liverpool di puncak klasemen Liga Primer Inggris. Guardiola mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus mereka perbaiki.

“Setelah itu, soal serangan balik, sepertiga akhir, atau ketika kami kesulitan di sejumlah departemen, ya oke, itu bagian dari proses. Mungkin musim depan kami akan lebih baik,” ungkap pelatih asal Spanyol yang pernah menangani Bayern Muenchen itu.

Berikut daftar tim yang lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2019-2020

  1. Paris Saint-Germain (juara Grup A)
    2. Real Madrid (runner-up Grup A)
    3. Bayern Muenchen (juara Grup B)
    4. Tottenham Hotspur (runner-up Grup B)
    5. Manchester City (juara Grup C)
    6. Atalanta (runner-up Grup C)
    7. Juventus (juara Grup D)
    8. Atletico Madrid (runner-up Grup D)
    9. Liverpool (juara Grup E)
    10. Napoli (runner-up Grup E)
    11. Barcelona (juara Grup F)
    12. Borussia Dortmund (runner-up Grup F)
    13. RB Leipzig (juara Grup G)
    14. Lyon (runner-up Grup G)
    15. Valencia (juara Grup H)
    16. Chelsea (runner-up Grup H)