Hadapi Andalan China, Minions: Terlihat Sangat Emosional Sekali

Ganda putra andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mengawali kiprahnya di pentas BWF World Tour Finals 2019 di Guangzhou, China dengan kemenangan. Pasangan nomor satu dunia ini berhasil menjinakkan andalan tuan rumah Li Junhui dan Liu Yu Chen. Namun demikian pasangan berjuluk The Minions itu harus berjuang tiga game sebelum memastikan kemenangan dengan skor akhir 21-18, 14-21, dan 21-18.

The Minions siap hadapi jepang

Terlihat emosional, The Minions raih poin demi poin

Usai pertandingan keduanya mengakui laga tersebut sangat emosional. Selain demi mengamankan peluang ke babak selanjutnya, pertemuan kedua pasangan tak ubahnya pertandingan klasik. Pertemuan antara kedua pasangan ini selalu berjalan sengit.

“Inikan sistim round-robin mainnya, jadi poin demi poinnya dan kemenangan pertama hari ini sangat berharga banget buat kami, makanya terlihatnya sangat emosional sekali. Dan kami memang mau menang. Jadi sebisa mungkin kami harus menjaga momentum ini untuk terus menang,” beber Kevin Sanjaya.

Minions: “Ini bukan laga yang mudah…”

Bagi Minions laga ini tak berjalan mudah. Mereka sempat memenangi game pertama namun pasangan tuan rumah sukses menyamakan kedudukan. Menurut Kevin, lawan bermain sangat baik sehingga membuat mereka harus berjuang keras.

Usai kehilangan game kedua, Minions berusaha tampil lebih tenang dan taksis di game penentuan. Alhasil mereka mampu menutup pertandingan selama 49 menit itu dengan skor  21-18 di game ketiga.

“Waktu berpindah sisi lapangan di game kedua itu kondisi anginnya berbeda. Jadi tekanannya terasa lebih kencang kalau dibandingkan dengan game pertama,” timpal Marcus Gideon.

Kontra pasangan Jepang, The Minions siap raih tiket semi final

Di laga selanjutnya Minions akan menghadapi pasangan Jepang, Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe. Pertandingan ini sangat penting bagi kedua pasangan demi meraih tiket ke babak semi final. Di pertandingan pertama, Endo dan Watanabe sukses memetik kemenangan dengan mengalahkan rekan senegaranya, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Menghadapi pasangan Jepang ini, Kevin mengatakan mereka harus bersiap lebih baik. Ia menegaskan mereka akan berusaha memperbaiki kekurangan yang terjadi di laga pertama.

“Pastinya kami harus lebih siap lagi untuk pertandingan besok. Satu rintangan sudah terlewati, yang masih kurang-kurang hari ini harus diperbaiki lagi, karena lawan-lawan di sini kan yang terbaik semua,” ungkap Kevin.

Marcus: “Kita jangan sampai mati langkah…”

Selain itu Marcus menambahkan, mereka harus bermain lebih tenang dan fokus. Hal ini penting agar mereka tidak memberikan poin secara cuma-Cuma kepada lawan.

“Harus lebih fokus dan jangan gampang mati sendiri,” tegas Marcus.

Bila mampu memenangi pertandingan kontra pasangan Jepang maka Minions memastikan satu tempat di babak semi final. Langkah mereka untuk meraih gelar juara pun semakin dekat.

Tekuk Lille, Chelsea ke 16 Besar Liga Champions

Chelsea berhasil meraih satu tiket ke babak 16 besar Liga Champions Eropa usai memetik kemenangan di matchday terakhir penyisihan grup pada Selasa, 10 Desember 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Menjamu Lille di Stadion Stamford Bridge, The Blues mencatatkan kemenangan dengan skor 2-1.

Chelsea versus Lille - babak 16 besar liga champions

Tammy dan Cesar bawa The Blues ke 16 besar Liga Champions

Sepasang gol tuan rumah dicetak oleh Tammy Abraham di menit ke-19 dan Cesar Azpilicueta di menit ke-35. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Loic Remy di menit ke-78.

Tambahan tiga poin membuat perolehan poin Chelsea menjadi 11 dari lima pertandingan. Chelsea kalah selisih gol dari Valencia di puncak klasemen. Sementara itu posisi ketiga ditempati oleh Ajax Amsterdam yang secara mengejutkan takluk dari Valencia di laga pamungkas. Ajax pun harus menguburkan harapan untuk melangkah ke babak selanjutnya sekaligus mengulangi performa impresif musim lalu.

Catatan performa Lampard

Sekalipun sukses melangkah ke babak selanjutnya, pelatih Chelsea, Frank Lampard memberikan sejumlah catatan terhadap performa timnya. Berangkat dari penampilan terkini, Lampard mengatakan timya harus meningkatkan kemampuan untuk memanfaatkan setiap peluang yang ada.

“Saya pikir kami tampil bagus di babak pertama dan 20 menit pertama babak kedua. Namun kami perlu lebih baik dalam memanfaatkan peluang kami dan faktanya kami mengakhiri laga dengan kemenangan tipis,” beber Lampard.

Gol perusak performa

Lebih lanjut mantan pemain Chelsea dan tim nasional Inggris itu mengatakan gol yang diciptakan Lille cukup mengejutkan. Gol tersebut tak ubahnya cela yang merusak performa bagus timnya di laga itu.

“Mereka melakukan dua tembakan di akhir laga dengan satu menjadi gol. Itu hal yang membuat frustrasi dalam performa yang sangat bagus,” sambungnya.

Di sisi lain, pelatih asal Inggris itu menggariskan sejumlah catatan yang harus diperbaiki timnya. Ia mengakui tantangan di babak selanjutnya akan lebih berat. Jadi mereka harus mempersiapkan diri lebih baik lagi.

Sementara itu untuk menambah daya gedor musim depan, Lampard memberikan sinyal positif bakal merekrut sejumlah pemain di bursa transfer musim dingin ini.

“Bakal ada pembicaraan dari sekarang soal posisi mana yang harus kami perkuat, karena kami kehilangan banyak gol saat ditinggal Eden, kreativitas dari posisinya yang unik,” beber Lampard.

Susunan pemain Chelsea versus Lille

Chelsea (4-3-3): 1-Kepa Arrizabalaga; 33-Emerson Palmieri, 15-Kurt Zouma, 2-Antonio Ruediger, 28- Cesar Azpilicueta; 17-Mateo Kovacic, 5-Jorginho, 7-N’Golo Kante; 10-Willian, 22-Christian Pulisic, 9- Tammy Abraham

Pelatih: Frank Lampard

Lille (4-2-3-1): 16-Mike Maignan; 17-Mehmet Zeki Celik, 2-Tiago Djalo, 4-Gabriel, 26-Jeremy Pied; 8-Xeka, 24-Boubakary Soumare; 11-Luiz Araujo, 12-Yusuf Yazici, 20-Thiago Maia; 9-Loic Remy

Pelatih: Christophe Galtier

Kalah di Derby Manchester, Man City Kian Tertinggal Jauh dari Liverpool

Derby Manchester

Manchester City semakin tertinggal jauh dari Liverpool di tabel klasemen sementara Liga Primer Inggris. Hal ini terjadi menyusul kekalahan The Citizen di derby Manchester, menghadapi Manchester United di kandang sendiri di Stadion Etihad pada Sabtu, 7 Desember 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

derby manchester - liga inggris premier

Di laga tersebut, City menyerah dengan skor 2-1. Satu-satunya gol City dicetak oleh Nicolas Otamendi di menit ke-85. Sementara itu sepasang gol The Reds dicetak oleh Marcus Rashford dari titik penalti di menit ke-23 dan Anthony Martial di menit ke-29.

Kekalahan ini membuat City gagal mendekatkan diri dengan Liverpool di puncak klasemen sementara. Perolehan poin City tertahan di angka 32 poin. Sementara itu bagi Setan Merah kemenangan ini sangat penting untuk memperbaiki posisi mereka ke urutan kelima dengan tabungan total 24 poin. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Liverpool dengan raihan total 46 poin dari 16 pertandingan.

Kedua tim menurunkan formasi terbaik di laga ini. Secara keseluruhan City mampu menguasai jalannya pertandingan. Namun dari segi efektivitas tim tamu lebih baik.

“Saya senang dengan bagaimana tim saya bermain. Kami terancam sedikit lebih banyak, tidak lebih dari biasanya, tapi lebih dari pertemuan dengan United beberapa tahun terakhir,” ungkap Pep Guardiola.

Lebih lanjut pelatih Manchester City itu mengatakan mereka cukup kesulitan meladeni kecepatan para pemain depan Setan Merah. Trio Daniel James, Anthony Martial, dan Marcus Rashford kerap merepotkan lini pertahanan mereka.

“Kami sejak awal tahu ancaman dari kecepatan yang mereka miliki, (Daniel) James, Martial, dan Rashford, karena terkadang itu mustahil untuk dikontrol. Secara umum, kami sudah melakukan apa yang kami sukai,” sambungnya.

Lebih lanjut mantan pelatih Barcelona itu menegaskan timnya kurang memaksimalkan penguasaan bola. Meski mampu mengendalikan permainan, timnya sukar untuk menciptakan peluang emas dan mencetak gol.

“Kami berkali-kali tiba di sepertiga akhir lapangan. Sayangnya kami tak mampu menuntaskannya sedikit lebih baik, tapi saya senang menyaksikan tim saya. Saya tahu tak ada yang setuju, tapi saya menyukainya,” ungkap pelatih asal Spanyol itu.

Susunan pemain Manchester City versus Manchester United:

Manchester City: 31-Ederson Moraes; 2-Kyle Walker, 5-John Stones (30-Nicolas Otamendi 59′)a, 25-Fernandinho, 12-Angelino; 17-Kevin De Bruyne, 16-Rodri (8-Ilkay Gundogan 86′), 21-David Silva; 20-Bernardo Silva (26-Riyad Mahrez 65′), 9-Gabriel Jesus, 7-Raheem Sterling

Pelatih: Pep Guardiola

Manchester United: 1-David de Gea; 29-Aaron Wan-Bissaka, 2-Victor Lindelof, 23-Luke Shaw (18-Ashley Young 89′); 39-Scott McTominay, 17-Fred; 21-Daniel James, 14-Jese Lingard (38-Axel Tuanzebe 89′), 10-Marcus Rashford; 9-Anthony Martial (15-Andreas Pereira 74′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Tak Ada Medali Emas di Ganda Putra, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf Hanya Raih Perunggu

Indonesia dipastikan tak meraih medali emas dari sektor ganda putra di nomor individu setelah harapan terakhir Wayu Nayaka Arya Pankaryanira dan Ade Yusuf terhenti di semi final. Pasangan ganda putra ini kalah dari wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik usai melewati pertarungan sengit tiga game dengan skor akhir 12-21, 21-18, dan 19-21.

Wahyu Nayaka dan Ade Yusuf gagal raih medali emas

Kegagalan hingga dibabak kedua

Wahyu dan Ade menyerah di game pertama dan berusaha memperpajang harapan dengan meraih kemenangan di game kedua. Sayangnya di game penentuan Wahyu dan Ade tak bisa meraih kemenangan. Dengan demikian pasangan ini harus puas mendapat medali perunggu.

Usai pertandingan Wahyu tetap bersyukur dengan hasil tersebut. Ia menegaskan mereka sudah berjuang maksimal meski hasil tidak sesuai harapan.

“Hasil hari ini kami harus terima. Alhamdulillah bisa dapat medali di sini. Bersyukur saja, karena kami sudah berusaha yang terbaik,” beber Wahyu seperti dikutip dari badmintonindonesia.org.

Angin menjadi faktor kekalahan

Wahyu pun membeberkan sebab kekalahan. Menurutnya faktor angin sangat mempengaruhi performa mereka. Selain itu banyaknya kesalahan sendiri memperkuat sebab kekalahan di laga tersebut.

“Hari ini masalahnya masih sama, karena angin. Awal game pertama mainnya sudah benar, tapi akhirnya kami banyak melakukan kesalahan sendiri,” sambungnya.

Sementara itu Ade mengaku dirinya sedikit kecewa dengan hasil tersebut. Ia sebenarnya berharap bisa mencapai babak final. Namun kehilangan konsentrasi dan fokus di game terakhir membuat harapan tersebut tak mampu menjadi kenyataan.

Ade: “Jujur kami kecewa…”

“Habis kalah di game pertama kami nekad saja di game kedua. Agak kecewa juga sebenarnya karena kalah seperti ini. Pengennya kan masuk final dulu. Tapi di poin-poin akhir kami akui, kami kurang siap,” beber Ade.

Selain ganda putra, di nomor tunggal putra Indonesia pun gagal meraih medali emas. Hanya tiga nomor yang melaju ke babak final yakni ganda campuran, ganda putri, dan tunggal putri. Tunggal putri Ruselli Hartawan, pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, serta ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti akan berjuang meraih medali emas.

Pulang tanpa medali emas

Sebelumnya Indonesia sudah mengamankan medali emas dari nomor beregu putra setelah di babak final berhasil mengalahkan Malaysia. Sementara itu di nomor beregu putri, Indonesia harus puas membawa pulang medali perak setelah ditundukkan Thailand dengan skor 1-3.

Selain itu Indonesia menambah medali perunggu dari pasangan ganda campuran Rinov Rivaldi dan Pitha Haningtyas Mentari. Kedua kalah di babak semi final dari pasangan Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jamie. Rinov/Mentari menyerah usai bertarung rubber game selama 49 menit dengan skor akhir 21-18, 11-21, dan 22-24.

Sejarah Fetish Seksual Dari Normal Sampai Nyeleneh

Seberapa anehkah fetish seksual kamu?

Info Prioritas – Di Indonesia, bicara soal fetish seksual masih dianggap tabu. Maklum saja, Indonesia hingga saat ini masih kental dengan budaya Timurnya.

Sejarah Fetish Seksual Dari Normal Sampai Nyeleneh - infoprioritas.com

“Sebenarnya, penting apa tidak sih membicarakan perihal fetish kamu sama pasangan?”

Baiklah, kita bahas dahulu mengenai sejarah dari fetish seks itu sendiri.

Sejarah fetish seks

Jika mengartikannya dahulu secara satu persatu, “fetish” sendiri dalam bahasa Inggris mempunyai arti jimat atau dikaitkan dengan pujaan karena perasaan yang terpesona akan sesuatu.

Nah, Apabila dikaitkan dengan perihal seksual. Maka fetish seksual bisa diartikan dalam sesuatu yang hasrat terpesona dari seseorang terhadap lawan jenis terkait seksual dan rangsangannya.

Dan ternyata, menurut penelitian dari ahli seksologi dari Institute of Clinical Sexology yang ada di London, Inggris. Fetish akan seks itu sudah ada sejak zaman 1370 sebelum masehi, di tanah Mesir. Siapakah yang menjadi pencetus sexual fetishism ini?

Nefertiti. Dialah yang menjadi pusat perhatian para kaum Adam pada masa tersebut.

Kaum Adam yang hidup pada zaman tersebut, begitu memuja Nefertiti dan berimajinasi akan hasrat seksual kepada sang Ratu. Namun menurut pandangan  dari para ahli seksologi, fetish yang terkandung dalam imajinasi kaum Adam masa itu masih tergolong normal.

“Apakah ada fetish seksual yang tidak normal?”

Kajian mengenai fetish nyeleneh

Masih dengan para ahli seksologi dari Insitute of Clinical Sexology. Mereka berpendapat, setiap tahun perkembangan mengenai fetish dari rangsangan seks seseorang selalu berubah-ubah.

Sebagai contoh, era 80 s/d 90-an dahulu, fetish seks yang muncul dan populer adalah bulu yang lebat di dada dan kumis/janggut dari seorang lelaki. Bagi kaum Hawa, melihat hal tersebut menjadi fetish seks yang luar biasa dan dianggap sang Adam berpenampilan jantan. Sedangkan kaum Adam pada masa itu, menyukai wanita yang bertubuh estetis seksi dengan bulu ketiak.

Pada masa sekarang ini, semua berubah total. Sebagian para wanita menyukai dan memuja kaum Adam yang berpenampilan tubuh kekar atletis. Namun sebagian lagi lebih memuja pria dengan tubuh tambun alias perut buncit.

Bicara fetism seksual dari sisi nyeleneh, para pria sekarang ini mempunyai keragaman pemujaan dalam imajinasi seksual mereka ketimbang lawan jenisnya. Yang terlihat jelas adalah menyukai wanita yang berkacamata, memakai stocking ketat, ketiak dan pubis yang mulus. Bahkan spesifik kepada beberapa partial/bagian dari tubuh sang lawan jenis, seperti payudara, pantat, paha yang besar dan betis yang jenjang.

Gilanya, orientasi dari fetish seksual manusia zaman modern saat ini mengambil acuan dari film-film porno yang bisa ditonton dengan bebas di internet.

Baca juga: “Trend Cukur Rambut Pubis, Antara Estetika vs Kesehatan

Normal dan sehatkah fetish seks yang demikian?

Membahas masalah sehat atau tidak dan normal atau tidak akan hal tersebut. “Itu kembali kepada naluriah alami dan sepanjang tidak lepas dari norma-norma kehidupan yang ada saat ini, hal tersebut bisa dikatakan normal dan sehat”, ujar pakar seksologi Indonesia, Dr. Boyke.

“Namun, jika sudah dilakukan secara terpaksa dan di bawah tekanan. Maka hal itu sudah tidak bisa dikatakan lagi sebagai sesuatu yang normal atau sehat. Saya pribadi lebih melihat hal tersebut sebagai fetish yang menyimpang”, tambah Dr. Boyke.

“Fetish seksual apa sajakah yang dianggap tidak normal?”

Fetish dalam hubungan seksual yang dianggap sudah keluar dari konteks norma kehidupan adalah swinger, LGBT, anak kandung, anak tiri, karakter film kartun/animasi dan masih banyak lagi.

TERBONGKAR! SPA Kecantikan Jakarta Pusat Pasang CCTV Tersembunyi Di Kamar Praktek!

Hati-hati! SPA kecantikan di Jakarta Pusat ada yang pasang CCTV tersembunyi!

Info Prioritas – SPA Kecantikan biasanya akan menjadi tempat bagi para kaum Hawa dalam melakukan aktifitas menjaga penampilan. Namun sayangnya, tempat menyenangkan diri dari kaum Hawa ini ternyata cukup beresiko akan tindakan yang melecehkan privasi. Belum lama ini, sebuah SPA kecantikan di bilangan Jakarta Pusat, Mangga Besar, diketahui telah melakukan pemasangan kamera (CCTV) secara tersembunyi di kamar praktek.

SPA KECANTIKAN JAKARTA - CCTV TERSEMBUNYI - MABES - infoprioritas.com

Hal ini masih dalam penyelidikan dari manajemen pemilik SPA kecantikan tersebut, mengenai siapa yang menjadi oknum dan melakukan pemasangan CCTV tersembunyi itu. HR sang pemilik SPA kecantikan bilangan Jakarta Pusat tersebut, mengatakan bahwa dirinya pun tidak mengetahui sejak kapan kamera tersebut dipasang.

Diketahui oleh pelanggan

Hal tersebut diketahui oleh salah seorang pelanggan, yang bernama AS (28), yang melihat ada bias titik merah seperti kamera. AS baru menyadari saat dirinya akan melakukan Brazilian Wax di Salon dan SPA kecantikan langganannya tersebut.

Setelah dirinya menyadari, kontan kaget dan langsung menutup tubuhnya dengan baju sambil mengatakan “Kok ada kamera!” kepada wanita yang sedang melayaninya. AS langsung bergegas dan memanggil manajemen untuk meminta penjelasan.

Terjadi debat cukup panjang antara AS dan HR, yang kemudian sang pemilik SPA & Salon kecantikan di Mangga Besar tersebut langsung melakukan pembongkaran.

HR: “Saya tidak pasang ini…”

Benar saja! Terdapat kamera kecil jenis hidden CCTV. HR mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui apalagi memasang itu (CCTV tersembunyi) di lokasi kamar praktek.

AS merasa kesal dan mengatakan bahwa dirinya akan melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib, karena dirinya mendapatkan perlakuan pelecehan akan privasi dari SPA langganannya tersebut.

AS juga meminta kepada HR akan memori dari CCTV tersebut. Menurut keterangan dari AS, dalam rekaman tersebut tidak hanya dirinya saja, melainkan ada pelanggan-pelanggan lain yang sedang melakukan aktifitas perawatan estetika tubuh.

Baca juga: “Trend Cukur Rambut Pubis, Antara Estetika vs Kesehatan

SPA KECANTIKAN JAKARTA - CCTV TERSEMBUNYI

HR: “CCTV hanya di ruang tunggu…”

Menurut pengakuan dari HR, dirinya memang dua pekan yang lalu melakukan pergantian CCTV yang digunakan di ruang tunggu dan resepsionis.

“Tidak ada kamera atau CCTV lain lagi selain di ruang tunggu dan resepsionis”, ujar HR.

HR pun menyatakan bahwa dirinya tidak keberatan jika AS ingin melakukan pelaporan kepada pihak berwajib. Bahkan dirinya siap kooperatif dan memberikan bukti-bukti jika diperlukan.

Sebagai penyedia jasa perawatan estetika tubuh, dirinya sangat paham akan etika dan moral. Apalagi AS sudah dikenal sejak lama menjadi pelanggannya.

“Cik AS itu sudah lama perawatan di sini, lebih dari 2 tahun. Saya juga kaget dengan kejadian ini, karena saya tahu Cik HR memang ada pasang CCTV baru di ruang tunggu”, ujar salah satu karyawan.

 

Greysia Polii dan Apriyani Rayahu Jadi Wakil Ketiga Indonesia di Final SEA Games 2019

Kalahkan wakil Malaysia, Greysia Polii & Apriyani Rahayu maju ke partai puncak

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menambah wakil Indonesia di final SEA Games 2019 nomor perorangan. Pasangan ganda putri terbaik Indonesia itu melangkah ke partai puncak usai mengalahkan wakil Malaysia, Vivian Hoo/Yap Cheng Wen dua game langsung dengan skor 21-18 dan 21-19.

greysia polii dan apriyani rahayu - infoprioritas.com

Sebelumnya kedua pasangan ini sudah pernah bertemu di Denmark Open 2019. Saat itu Greysia dan Apriani menang sehingga kini skor head to head kedua pasangan menjadi 2-0 untuk pasangan Indonesia.

Usai meraih kemenangan, Greysia mengakui laga tersebut tidak mudah. Untuk bisa meraih kemenangan mereka harus tampil fokus di sepanjang pertandingan.

Greysia: “Fokus kami tidak bisa putus…”

“Puji Tuhan kami bisa memenangkan pertandingan. Ini tidak mudah karena kami harus bisa fokus terus di lapangan,” tandas Greysia seperti dilansir dari badmintonindonesia.org.

Lebih lanjut Greysia mengatakan pertandingan tersebut sesuai prediksi sebelumnya. Pukulan dan bola-bola dari para pemain Malaysia memang patut diwaspadai.

“Seperti yang saya bilang kemarin, Malaysia ini ada pola yang harus kami atasi. Selain itu dari bolanya juga masih aneh-aneh lagi arahnya. Itu yang harus kami antisipasi dari awal,” timpal Apriyani.

Kami siap kalahkan Thailand

Greysia dan Apriani akan berebut medali emas dengan pasangan Thailand, Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong. Kedua pasangan sudah pernah bertemu tiga kali. Ketiga pertemuan sebelumnya berhasil dimenangi Greysia dan Apriani.

Selain faktor pertemuan sebelumnya, di ajang ini, Greysia dan Apriani lebih diunggulkan. Keduanya menempati unggulan teratas. Meski begitu Greysia dan Apriani tidak ingin jemawa.

“Besok kami harus menikmati setiap pertandingan dan kami nggak mau mikir gimana-gimana dulu. Mau fokus aja di lapangan,” sambung Greysia.

Siap adu strategi

Apriani menambahkan, pasangan Thailand tentu sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi mereka. Apalagi pertemuan ini akan menentukan siapa yang berhak meraih medali emas.

“Mereka pasti punya strategi untuk mengatasi kami. Kami akan mempelajari juga dan mempersiapkan. Sebelum masuk lapangan kami harus siap lagi dan fokus lagi,” beber Apriyani.

Selain Greysia dan Apriani, dua wakil lainnya yang akan tampil di partai final adalah tunggal putri Ruselly Hartawan dan pasangan ganda campuran Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti.

Messi Tiga Gol Saat Barcelona Libas Celta Vigo

El Barca ganyang Celta Vigo, Messi Hattrick

Lionel Messi tampil gemilang di pekan ke-13 La Liga Spanyol saat Barcelona menghadapi Celta Vigo. Pemain inernasional Argentina itu mencetak hattrick alias tiga gol pada pertandingan yang digelar di kandang Barcelona di Stadion Nou Camp.

Barcelona vs Celta Vigo - Messi Hattrick - infoprioritas.com

Sumbangsing tiga gol Messi melengkapi kemenangan tuan rumah dengan skor 4-1. Tiga gol Messi masing-masing dibukukan pada menit ke-23 dari titik penalti, menit ke-45+1 dari titik penalti, dan menit ke-48. Satu gol lainnya dicetak oleh Sergio Busquets di menit ke-85. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Lucas Olaza di menit ke-42.

Barca sukses kemas 25 poin

Kemenangan ini membuat Barcelona kini mengemas total 25 poin dari 12 pertandingan. Jumlah poin Barcelona sama banyak dengan Real Madrid. Namun Barcelona berhak atas posisi teratas karena unggul selisih gol dari rival abagi tersebut.

Sementara itu kekalahan ini membuat Celta Vigo makin terpuruk di dasar klasemen. Klub tersebut malah terperosok ke zona degradasi, tepatnya di posisi ke-18 dengan tabungan total 13 poin dari 12 pertandingan.

Bermain di kandang sendiri membuat Barcelona begitu percaya diri. Blaugrana juga mampu menguasai jalannya pertandingan. Lionel Messi membuka keran gol Barcelona setelah sukses mengeksekusi penalti akibat pelanggaran yang dilakukan bek Celta Vigo, Joseph Aidoo dengan menyentuh bola dengan tangan di daerah terlarang.

Celta Vigo samakan skor jelang turun minum

Tim tamu sempat menyamakan kedudukan jelang babak pertama berakhir. Sebelum kedua tim ke ruang ganti, Messi kembali membawa tuan rumah memimpin. Lagi-lagi pemain berjuluk La Pulga atau Si Kutu itu berhasil menjaringkan bola dari titik putih.

Di babak kedua Barcelona tetap menguasai jalannya pertandingan. Tuan rumah hanya mampu menambah satu gol.  Itu pun terjadi jelang bubaran, tepatnya di menti ke-85 melalui Sergio Busquets.

Valverde: “Apresiasi besar untuk Messi…”

Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde menaruh apresiasi terhadap Lionel Messi. Pelatih asal Spanyol itu menilai bersama Messi segalanya menjadi mungkin.

“Dengan Leo di tim, segalanya mungkin terjadi. Eksekusi tendangan bebas adalah sesuatu yang dia kuasai untuk seni,” beber Valverde.

“Dia sangat berbahaya, sehingga pihak lawan tahu mereka tidak bisa melakukan pelanggaran di sekitar kotak penalti. Jika mereka melakukannya, mereka tahu Messi bisa menghukum mereka,” sambung Valverde.

Kemenangan ini membuat Valverde bisa bernapas lega. Desakan kepadanya untuk meletakan jabatan mulai berkurang.

“Saya tidak khawatir dengan masa depan saya. Di hari lain saya sempat makan malam [dengan Bartomeu]. Saya merasa masih didukung dan dihormati kok,” tandas Valverde.

Susunan pemain Barcelona versus Celta Vigo

Barcelona (4-3-3): 1-Marc-Andre ter Stegen; 23-Samuel Umtiti, 3-Gerard Pique, 24-Junior Firpo, 2-Nelson Semedo (5-Sergio Busquets 23′); 21-Frenkie de Jong, 20-Sergi Roberto, 8-Arthur Melo; 10- Lionel Messi, 31-Ansu Fati (11-Ousmane Dembele 46′), 17-Antoine Griezmann (9- Luis Suarez 73′)

Pelatih: Ernesto Valverde

Celta Vigo (4-3-3): 13-Ruben Blanco; 2-Hugo Mallo, 18-Joseph Aidoo, 4-Nestor Araudjo, 15-Lucas Olaza; 24-Pape Diop Cheikh (19-Gabriel Fernandez 81′), 8-Fran Beltran, 14-Stanislav Lobotka (6-Denis Suarez 77′); 11-Pione Sisto (23-Brais Mendez 64′), 17-David Junca, 10-Iago Aspas

Pelatih: Oscar Garcia

Ganda Campuran Masuk Grup Sulit di BWF World Tour Finals 2019

Saling jegal antar wakil Indonesia dalam ajang BWF World Tour Finals 2019

Sektor ganda campuran mendapatkan hasil kurang menggembirakan di undian BWF World Tour Finals 2019. Dibanding sektor-sektor lain, di nomor ini para wakil Indonesia tergabung di grup sulit. Bahkan dua wakil Indonesia sudah harus saling jegal di babak grup.

BWF World Tour Finals 2019

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja tergabung di Grup B. Tidak hanya harus saling berhadapan lebih awal, di grup ini para wakil Indonesia harus berjuang dengan pasangan terbaik dunia asal China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Nova: “Ini kurang menguntungkan Indonesia…”

Pelatih ganda campuran PBSI, Nova Widianto angkat bicara terkait hasil undian tersebut. Menurut mantan pemain nasional ini, hasil tersebut dibilang jelek dan kurang menguntungkan Indonesia. Namun demikian ia tak bisa berbuat banyak karena tidak ada pilihan lain selain menghadapi tantangan tersebut.

“Bisa dibilang hasil undian ini jelek, sangat merugikan buat kita dan tidak memuaskan. Grup B ini saya lihat sangat berat, beda bila dibandingkan dengan Grup A. Tapi namanya juga drawing, kita juga nggak bisa milih, jadi mau nggak mau harus siap,” ungkap Nova Widianto seperti dilansir dari badmintonindonesia.org.

Minimal ada satu wakil

Terkait target, Nova mengatakan pihaknya berharap minimal ada satu wakil yang lolos ke babak semi final.

“Kita usahakan setidaknya harus ada satu wakil kita yang bisa lolos ke semifinal, walaupun dua pemain kita harus saling mengalahkan di lapangan. Semoga saja semuanya berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Berikut hasil drawing BWF World Tour Finals 2019

Ganda campuran
Grup A
Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
Wang Yilyu/Huang Dongping (China)
Seo Seung-jae/Chae Yoo-jung (Korea Selatan)
Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia)

Grup B
Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China)
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Indonesia)
Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widaja (Indonesia)
Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang)

Ganda putri
Grup A
Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang)
Chen Qingchen/Jia Yifan (China)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia)
Du Yue/Li Yunhui (China)

Grup B
Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (Jepang)
Kim So-yeong/Kong Hee-young (Korea Selatan)
Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand)
Lee So-hee/Shin Seung-chan (Korea Selatan)

Ganda putra
Grup A
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Indonesia)
Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang)
Li Junhui/Liu Yuchen (China)
Hiroyuki Endi/Yuta Watanabe (Jepang)

Grup B
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Indonesia)
Lee Yang/Wang Chi-lin (Taiwan)
Lu Ching-yao/Yang Po-han (Taiwan)
Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)

Tunggal putri
Grup A
Chen Yufei (China)
Akane Yamaguchi (Jepang)
He Bingjiao (China)
Pusarla Venkata Sindhu (India)

Grup B
Ratchanok Intanon (Thailand)
Nozomi Okuhara (Jepang)
Tai Tzu Ying (Taiwan)
Busanan Ongbamrungphan (Thailand)

Tunggal putra
Grup A
Kento Momota (Jepang)
Jonatan Christie (Indonesia)
Wang Tzu Wei (Taiwan)
Anders Antonsen (Denmark)

Grup B
Chou Tien Chen (Taiwan)
Chen Long (China)
Viktor Axelsen (Denmark)
Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia)

Liverpool Permalukan Manchester City di Anfield

Sukses permalukan Manchester City, Liverpool menang dalam pekan 12 EPL

Liverpool sukses memetik kemenangan atas Manchester City di pekan ke-12 Liga Primer Inggris. Pada pertandingan yang digelar di markas Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu, 10 November 2019, The Reds mempermalukan tamunya itu dengan skor 3-1.

Liverpool sukses permalukan Manchester City

Trigol tuan rumah dipersembahkan oleh Fabinho di menit keenam, Mohamed Salah di menit ke-13, dan Sadio Mane di menit ke-51. Sementara itu satu-satunya gol The Citizen dicetak oleh Bernardo Silva di menit ke-78.

The Reds bukukan 34 poin

Kemenangan ini membuat Liverpool makin nyaman di puncak klasemen sementara. Si Merah kini telah mengemas 34 poin dari 12 pertandingan, unggul delapan poin dari City dan Leicester City di urutan kedua dan ketiga.

Kegagalan ini tentu disesali Manchester Biru yang ingin memperpendek jarak dengan Liverpool. Sayangnya, Liverpool tampil trengginas sejak menit pertama. Armada Jurgen Klopp langsung menekan pertahanan tim tamu. Tak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk memecah kebuntuan.

The Citizen gagal kejar ketinggalan

Sepakan keras kaki kanan Fabinho dari luar kotak penalti berhasil menggetarkan gawang City yang dijaga Ederson Moraes. Gol ini membuat tensi pertandingan semakin meningkat. Alih-alih mengejar ketertinggalan, gawang City justru kembali bobol di menit ke-13. Kali ini giliran Salah yang mencatatkan namanya di papan skor.

Liverpool sempat memperlebar jarak di awal babak kedua. Namun tim tamu sempat mencetak gol hiburan di menit ke-78 untuk memperkecil ketertinggalan. Sayangnya hingga laga usai, Manchester City gagal menyamakan kedudukan dan Liverpool sukses permalukan sang tamu.

“Hari ini, kami benar-benar fokus pada pertandingan, bukan klasemen ataupun jarak poin kami dengan City,” beber Klopp usai pertandingan.

Klopp: “Ini selisih poin yang jauh…”

Lebih lanjut pelatih asal Jerman itu mengatakan dirinya tak membayangkan mereka mampu memimpin dengan selisih poin yang cukup jauh dengan para pesaing terdekat.

“Itu benar-benar gila. Sembilan poin di atas City, kamu tak akan bisa membayangkan hal ini bisa terjadi. Tapi itu tak penting, lagipula siapa yang mau jadi peringkat satu di bulan November? Kalian pasti inginnya menjadi yang pertama pada Mei nanti,” sambungnya.

Namun demikian ia mengatakan mereka tak bisa lengah. Situasi sekarang belum membuat mereka aman. Tekanan dan tantangan akan datang di pekan-pekan selanjutnya.

“Ini baru bulan November. Tekanan dan semacamnya untuk kami belum ada. Nanti tekanan itu akan muncul, tapi sekarang yang ada hanya kesempatan dan kami hanya harus memanfaatkannya, terus bekerja, lakukan semaksimal mungkin dan lihat apa yang terjadi,” tegas Klopp.

Susunan Pemain Liverpool Versus Manchester City

Liverpool (4-3-3): 1-Alisson Becker; 66-Trent Alexander-Arnold, 6-Dejan Lovren, 4-Virgil van Dijk, 26-Andy Robertson; 3- Fabinho, 5-Georginio Wijnaldum, 14-Jordan Henderson (7-James Milner); 11- Mohamed Salah (12-Joe Gomez 87′), 10-Sadio Mane, 9-Roberto Firmino (15-Alex Oxlade-Chamberlain 79′)

Pelatih: Juergen Klopp

Manchester City (4-3-3): 1-Claudio Bravo; 2-Kyle Walker, 25-Fernandinho, 5-John Stones, 12-Angelino; 16-Rodrigo, 8-Ilkay Guendogan, 17-Kevin de Bruyne; 20-Bernardo Silva, 7-Raheem Sterling, 10-Sergio Aguero (9-Gabriel Jesus 70′)

Pelatih: Pep Guardiola