Sempat Unggul Dua Gol, Inter Milan Justru Dipecundangi Dortmund

Unggul dua gol di awal, tidak membuat Inter Milan menang dari Dortmund

Inter Milan harus menelan pil pahit di matchday keempat Liga Champions Eropa. Bermain di kandang Borussia Dortmund pada Selasa, 5 November 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, Internazionale Milan takluk dengan skor 2-3.

Borussia Dortmund vs Inter Milan - Liga Champions Europa - www.infoprioritas.com

Kekalahan ini sungguh disesali. Pasalnya Inter lebih dulu unggul dua gol, namun tuan rumah berhasil mengejar ketertinggalan dan berbalik unggul untuk mengunci kemenangan.

Tiga gol balasan Dortmund sangat menyakitkan

Sepasang gol Inter dicetak oleh Lautaro Martinez di menit kelima dan Matias Vecino di menit ke-40. Sementara itu tiga gol tuan rumah dipersembahkan oleh Achraf Hakimi di menit ke-51 dan 77 serta Julian Brand di menit ke-64.

Kemenangan ini mengantar Dortmund ke urutan kedua klasemen sementara Grup F dengan raihan total tujuh poin dari empat pertandingan. Klub berjuluk Die Borussien itu tertinggal satu gol dari Barcelona di posisi puncak.

Inter masih tertahan di posisi tiga

Sementara itu Inter tertahan di urutan ketiga dengan tabungan empat poin dari empat pertandingan. Peluang lolos tim asal Italia ini semakin tipis karena mereka harus bersaing dengan Dortmund dan Barcelona untuk mendapat dua tiket ke babak knockout. Inter berada di urutan ketiga dengan empat poin dari empat laga, berjarak dua angka dari Slavia Praha di dasar klasemen.

Inter Milan tampil impresif sejak menit awal. Tim yang dilatih Antonio Conte ini bahkan mampu membungkam publik tuan rumah dengan gol cepat Lautaro Martinez. Dortmund langsung merespon gol tersebut dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun tim tamu justru kembali memperlebar jarak lima menit sebelum turun minum. Inter sukses mencatatkan keunggulan dua gol di paruh pertama.

Situasi berubah di babak kedua. Tuan rumah yang menguasai jalannya pertandingan terus menekan pertahanan Inter. Upaya wakil Bundesliga Jerman ini berbuah manis dengan lesatan tiga gol di 45 menit babak kedua sekaligus memastikan mereka mendapat tiga poin.

Conte: “Saya sangat kecewa…”

Pelatih Inter, Antonio Conte menyesali hasil ini. Ia menilai situasi ini tak jauh berbeda dengan Barcelona saat takluk dari Liverpool di babak knock out musim lalu.

“Hal yang sama seperti yang terjadi di Barcelona. Faktanya, sekarang justru lebih buruk karena kami sempat unggul dua gol,” beber Conte.

Pelatih asal Italia itu melanjutkan, “Ini mengecewakan, tapi apa yang bisa saya katakan? Saya bahkan merasa tidak ingin mengomentari babak kedua karena ada terlalu banyak alasan dan saya tidak ingin menciptakan alasan lagi. Saya cuma berharap tipe pertandingan semacam ini meluruskan hal-hal bagi mereka yang mesti paham.”

Susunan pemain Borussia Dortmund versus Inter Milan

Borussia Dortmund: 1-Roman Buerki; 2-Achraf Hakimi, 16-Manuel Akanji, 15-Mats Hummels, 14-Nico Schulz;28-Axel Witsel, 33-Julian Weigl; 7-Jadon Sancho (Lukasz Piszczek 82′), 19-Julian Brandt, 23-Thorgan Hazard (Raphael Guerreiro 89′); 10-Mario Goetze (Paco Alcacer 64′)

Pelatih: Lucien Favre

Inter Milan: 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 6-Stefan de Vrij, 2-Diego Godin; 34-Cristiano Biraghi (Valentino Lazaro 66′), 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Brozovic, 8-Matias Vecino (Stefano Sensi 68′), 87-Antonio Candreva; 10-Lautaro Martinez, 9-Romelu Lukaku (Matteo Politano 73′)

Pelatih: Antonio Conte

Milan Takluk dari Lazio di Pekan ke-11 Serie A

Pekan 11 Serie A Italia memberikan pil pahit bagi AC Milan

AC Milan menelan pil pahit di pekan ke-11 Serie A Italia. Pada pertandingan yang digelar di Stadion San Siro, Milan yang bertindak sebagai tuan rumah takluk dari tamunya Lazio. Pertandingan yang digelar pada Minggu, 3 November 2019 waktu setempat atau Senin dinihari WIB itu berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan tim tamu.

AC Milan vs Lazio - Milan takluk dari Lazio - liga serie a italia - www.infoprioritas.com

Satu-satunya gol Milan lahir dari gol bunuh diri bek Lazio, Bastos di menit ke-28. Sementara itu sepasang gol tim tamu dilesatkan oleh Ciro Immobile di menit ke-25 dan Joaquin Correa di menit ke-83.

Milan takluk dari Lazio dan gagal

Kekalahan ini membuat Milan gagal mempertahankan tren positif. Klub berjuluk I Rossoneri itu kembali masuk dalam situasi krisis. Milan tertahan di papan bawah, tepatnya urutan ke-12 dengan tabungan total 13 poin dari 11 pertandingan.

Bagi Lazio kemenangan ini sangat berarti. Tim tersebut telah mengemas total 21 poin dari 11 pertandingan dan berada di empat besar. Bila terus menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin klub itu akan tampil di Liga Champions Eropa musim depan.

AC Milan sajikan penampilan terbaik

Milan sebenarnya tampil baik di babak pertama. Mereka sempat menyamakan kedudukan setelah tertinggal di menit ke-25. Namun situasi berubah di paruh kedua. Tim tamu mampu mengontrol jalannya pertandingan yang berujung pada gol di penghujung laga.

Pelatih Milan, Stefano Pioli kecewa dengan hasil tersebut. Sejatinya ia menargetkan menang untuk memberbaiki posisi di tabel klasemen. Namun demikian ia menilai performa tim secara keseluruhan mengalami perkembangan.

“Dalam pandangan saya, tim ini membaik. Tentu untuk klasemen situasinya penting untuk menang. Tapi kinerjanya yang membaik terlihat dalam laga malam ini,” beber Pioli.

Pioli: “Kami mengambil resiko berbahaya…”

Lebih lanjut pelatih asal Italia itu mengatakan timnya sempat mengambil beberapa risiko yang berbahaya bagi timnya. Ia berharap timnya akan terus berkembang seiring berjalannya waktu.

“Kami mengambil beberapa risiko untuk  menciptakan bahaya buat lawan. Berusaha menyamakan mereka sampai akhir. Saya yakin kami berada di jalan yang benar. Yang bisa kami lakukan adalah terus meningkatkan kinerja. Saya melihat tim yang berjuang keras selama 90+5 menit,” lanjutnya.

Mantan pelatih Inter Milan itu mengatakan banyak perubahan yang terjadi pada timnya saat ini. Termasuk juga mentalitas para pemain saat berhadapan dengannya.

“Saya tidak melihat tim yang enggan berjuang, takut, atau membiarkan kepala tertunduk. Kami masih melakukan banyak kesalahan. Seperti salah oper ketika harusnya menahan dan sebaliknya. Tapi saya melihat para pemain tampak cemas dan takut saat saya tiba. Sekarang saya tidak melihat itu lagi,” bebernya.

Susunan pemain AC Milan versus Lazio

AC Milan: 99-Gianluigi Donnarumma; 2-Davide Calabria, 43-Leo Duarte, 13-Alessio Romagnoli, 19-Theo Hernandez; 39-Lucas Paqueta (17-Rafael Leão 53′), 4-Ismael Bennacer, 33-Rade Krunic (5-Giacomo Bonaventura 86′); 7-Samu Castillejo (18-Ante Rebic 36′), 9-Krzysztof Piatek, 10-Hakan Calhanoglu

Pelatih: Stefano Pioli

Lazio: 1-Thomas Strakosha; 15-Bastos, 33-Francesco Acerbi, 26-Stefan Radu; 29-Manuel Lazzari, 21-Sergej Milinkovic-Savic (16-Marco Parolo 60′), 6-Lucas Leiva, 10-Luis Alberto, 19-Senad Lulic; 11-Joaquin Correa, 17-Ciro Immobile (20-Felipe Caicedo 60′ – 32-Danilo Cataldi 82′)

Pelatih: Simone Inzaghi

Arsenal Diimbangi Southampton, Desakan Emery Mundur Menggema

Gema desakan mundur kepada Emery, paska Arsenal ditahan imbang Southampton

Arsenal gagal meraih poin sempurna di pekan ke-13 Liga Primer Inggris saat menghadapi Southampton. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Emirates pada Sabtu, 23 November 2019 malam WIB, kedua tim bermain imbang dengan skor 2-2. Desakan Emery agar mundur pun menggema di stadion.

desakan mundur emery, paska arsenal ditahan imbang - www.infoprioritas.com

Sepasang gol Arsenal diborong oleh Alexandre Lacazette di menit ke-18 dan 90+6. Sementara itu dua gol Southampton dilesatkan oleh Danny Ings di menit kedelapan dan James Ward-Prowse di menit ke-71.

Ketidak puasan Arsenal

Hasil imbang ini kurang menyenangkan bagi Arsenal. Mereka gagal meraih poin penuh di kandang sendiri. Perolehan poin mereka hanya bertambah satu angka menjadi 18 poin dari 13 pertandingan. Arsenal pun harus tertahan di papan tengah. Sementara itu Southampton mengemas total sembilan poin dari 13 laga dan berada di belakang Arsenal.

Sebagai tim tamu Arsenal sempat mendapat kejutan. Gawang Arsenal kebobolan di menit kedelapan saat sepakan Danny Ings bersarang di gawang tuan rumah. Arsenal baru bisa menyamakan kedudukan 10 menit kemudian setelah sepakan setengah voli Lacazette gagal dibendung kiper tim tamu.

Laga imbang membuat babak kedua lebih panas

Hasil imbang di babak pertama membuat laga menjadi semakin menarik di babak kedua. Kedua tim berusaha mencari peluang untuk mencetak gol. Arsenal yang menguasai pertandingan sepenuhnya justru kembali bobol.

Berawal dari pelanggaran Kieran Tierney terhadap Danny Ings di kotak terlarang, wasit pun menunjuk titik putih. Sebagai algojo James Ward-Prowse tak membuang kesempatan meski sepakannya sempat diblok Bernd Leno.

Arsenal baru bisa menyamakan kedudukan jelang bubaran. Alexandre Lacazette kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menghindarkan timnya dari kekalahan.

Emery: “Saya paham…”

Usai pertandingan pelatih Arsenal, Unay Emery angkat bicara, termasuk terkait teriakan dari para pendukung yang memintanya mundur. Mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) itu mengaku paham dengan kekecewaan para pendukung The Gunners.

“Saya memahami para suporter, kami tidak pantas mendapatkan apa pun. Kami kehilangan kesempatan besar untuk terhubung dengan pendukung kami,” beber Emery.

“Saya memaklumi para penggemar, mereka frustasi dan kecewa sebagaimana para pemain merasakan hal yang sama. Tugas saya adalah bekerja, menganalisa, dan mencari solusi untuk berkembang. Saya tahu kuncinya ada di sini,” lanjutnya.

Susunan pemain Arsenal versus Southampton

Arsenal (3-4-1-2): 1-Bernd Leno; 21-Callum Chambers (19-Nicolas Pepe 46′), 23-David Luiz, 5-Sokratis Papastathopoulos; 2-Hector Bellerin (35-Gabriel Martinelli 83′), 11-Lucas Torreira (28-Joe Willock 83′), 29-Matteo Guendouzi, 3-Kieran Tierney; 10-Mesut Oezil; 9-Alexandre Lacazette, 14-Pierre-Emerick Aubameyang

Pelatih: Unai Emery

Southampton (4-3-3): 1-Alex McCarthy; 2-Cedric Soares, 5-Jack Stephens, 35-Jan Bednarek, 21-Ryan Bertrand; 17-Stuart Armstrong (19-Sofiane Boufal 86′), 16-James Ward-Prowse, 23-Pierre Hojbjerg; 22-Nathan Redmond, 20-Michael Obafemi (12-Moussa Djenepo 76′), 9-Danny Ings (7-Shane Long 71′)

Pelatih: Ralph Hasenhuttl

Praveen Jordan dan Melati Daeva Sabet Emas SEA Games 2019

Lagu Indonesia Raya berkumandang di cabang Badminton berkat Praven dan Melati

Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti sukses membuat lagu Indonesia raya berkumandang di Muntinlupa Sports Complex, Filipina pada Senin, 9 Desember 2019 – SEA Games. Pasangan ganda campuran ini sukses meraih medali emas setelah mengalahkan pasangan Goh Soon Huat dan Lai Shevon Jemie.

praveen dan melati - sea games 2019 - www.infoprioritas.com

Praveen dan Melati yang ditempatkan sebagai unggulan pertama menang usai bertarung tiga game dengan skor akhir skor 21-19, 19-21, 23-21. Kemenangan ini sekaligus mewujudkan harapan dan target yang dibebankan kepada mereka.

Melati: “SEA Games 2019 adalah pertama kali”

Melati mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Pasalnya ini merupakan medali emas pertama yang ia raih di ajang multievent.

“Yang pasti bangga, senang juga bisa kasih medali emas buat Indonesia. Apalagi buat saya ini yang pertama kali ikut SEA Games,” tandas Melati seperti dilansir dari badmintonindonesia.org.

Sementara itu Praveen sudah pernah meraih medali emas saat berpasangan dengan Debby Susanto di SEA Games 2015 di Singapura. Dengan kata lain ini menjadi emas kedua bagi Praveen.

“Ini emas kedua dengan pasangan berbeda, senang karena bisa memberikan medali emas buat Indonesia. Ini kan yang menjadi harapan semua atlet ya, mau cabang olahraga apapun pasti ingin. Apalagi ini SEA Games dan bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya,” beber Praveen.

Kerja keras karena faktor angin

Praveen mengakui pertandingan kali berlangsung ketat. Faktor angin membuat mereka harus bekerja ekstra keras. Selain mengatasi rintangan dari luar lapangan, mereka pun harus fokus untuk meladeni pasangan Negeri Jiran itu.

“Pertandingan hari ini berjalan cukup sengit dan bikin jantungan. Mungkin karena lapangannya berangin, lawan jadinya nggak enak. Kami juga nggak enak. Tapi kami komunikasi saja, jadi strategi kami lebih masuk ke pola permainan. Sebenarnya kalau bicara permainan, ini bisa dibilang bukan permainan terbaik kami, dan bukan permainan terbaik mereka, karena angin itu tadi,” tandas Praveen.

Bagai musuh bebuyutan

Praveen dan Melati bukan baru pertama bertemu Goh dan Lai. Kedua pasangan sudah pernah bertemu dua kali masing-masing di ajang New Zealand Open 2019 dan Hong Kong Open 2018. Di dua pertemuan sebelumnya, Praveen dan Melati sukses meraih kemenangan.

Sementara itu medali emas dari nomor ganda campuran ini menambah koleksi medali emas bagi Indonesia setelah sebelumnya berhasil meraih emas dari nomor beregu putra.

Indonesia sebelumnya gagal meraih medali emas dari nomor tunggal putri setelah Russeli Hartawan gagal di partai pamungkas. Namun demikian pencapaian ini termasuk luar biasa bagi Russeli yang menjadi harapan Indonesia di sektor tersebut.

Tebakan Mbappe Messi Raih Ballon d’Or 2019, Jadi Kenyataan

Raih Ballon d’OR 2019, tebakan Mbappe jadi kenyataan

Pemain muda Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe sudah memiliki jagoan pemenang Ballon d’Or 2019. Bintang internasional Perancis itu menilai Lionel Messi pantas raih penghargaan Ballon d’OR 2019.

tebakan mbappe - messi akan raih ballon d'or 2019 - www.infoprioritas.com

Dukungan ini cukup mengejutkan karena Mbappe pun masuk dalam 30 kandidat peraih penghargaan tersebut. Selain itu masih ada nama-nama beken lainnya seperti Cristiano Ronaldo, dan sejumlah pemain Liverpool yang sedang bersinar seperti bek Virgil Van Dijk, Mohammed Salah, dan Sadio Mane.

“Dalam level individual dia [Messi] adalah pemain terbaik pada tahun ini,” beber Mbappe. Dan tebakan Mbappe menjadi kenyataan. Messi raih penghargaan bergensi Ballon d’OR 2019 pekan lalu.

Mbappe: “Saya masih belum pantas…”

Terkait peluang dirinya, Mbappe merendah. Ia mengakui dirinya belum pantas meraih penghargaan tersebut tahun ini. Ia menilai ada pemain lain yang tampil lebih baik dan menonjol dari dirinya.

“Tahun ini? Anda harus realistis, aku tidak pantas mendapatkannya. Ada pemain-pemain yang sudah tampil lebih baik,” sambungnya.

Salah satu sebab menurutnya adalah tidak aga gelar bergengsi yang mereka raih. Ia mengakui mereka tampil buruk di pentas Liga Champions Eropa musim lalu.

“Dengan PSG kami tidak memenangi semua titel domestik dan di Liga Champions, kami mengecewakan. Memang betul di level individu aku sudah memenangi banyak trofi, tapi sepakbola kan tidak dimainkan sendiri,” sambungnya.

Obsesinya untuk raih Ballon d’OR

Namun demikian ia yakin di masa depan peluang dirinya meraih penghargaan individu itu terbuka lebar. Ia bahkan tidak memiliki target dan obsesi terhadap Ballon d’Or yang membuatnya tetap tenang.

“Aku masih punya banyak waktu untuk memenanginya kok. Aku tidak buru-buru, dan itu bukanlah sesuatu yang membuatku terobsesi,” tegasnya.

Berbeda dengan Mbappe, bintang Real Madrid, Eden Hazard justru menjagokan para pemain Liverpool. Satu dari tiga kandidat utama yakni Sadio Mane, Mohamed Salah, dan Virgil Van Dijk disebut-sebut pantas untuk meraih penghargaan itu.

Pemain Liverpool juga terbaik

“Saya akan memberikannya ke pemain Liverpool. Mane, Salah, atau Van Dijk layak untuk itu. Jika Sadio memenangi Piala Afrika bersama Senegal, maka tak perlu diperdebatkan lagi. Akan indah jika dia memenanginya,” beber Hazard.

“Atau Momo (Salah), yang merupakan salah satu teman terbaikku. Akan sangat baik (jika dia menang) untuk sepakbola Afrika dan juga Inggris,” sambungnya.

Publik kini menanti siapa yang akhirnya meraih trofi bola emas itu. Pengumuman dan penganugerahan pemenang akan digelar di Paris pada 2 Desember 2019 nanti.

Berikut daftar 30 Nomine Ballon d’Or 2019

  • Virgil van Dijk (Liverpool)
  • Bernardo Silva (Manchester City)
  • Son Heung-min (Tottenham)
  • Robert Lewandowski (Bayern Munich)
  • Roberto Firmino (Liverpool)
  • Alisson (Liverpool)
  • Matthijs de Ligt (Juventus)
  • Karim Benzema (Real Madrid)
  • Georginio Wijnaldum (Liverpool)
  • Sergio Aguero (Manchester City)
  • Frenkie de Jong (Barcelona)
  • Hugo Lloris (Tottenham)
  • Dusan Tadic (Ajax)
  • Cristiano Ronaldo (Juventus)
  • Kylian Mbappe (Paris St-Germain)
  • Trent Alexander-Arnold (Liverpool)
  • Donny van de Beek (Ajax)
  • Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal)
  • Marc-Andre ter Stegen (Barcelona)
  • Sadio Mane (Liverpool)
  • Lionel Messi (Barcelona)
  • Riyad Mahrez (Manchester City)
  • Kevin de Bruyne (Manchester City)
  • Kalidou Koulibaly (Napoli)
  • Antoine Griezmann (Barcelona)
  • Mohammed Salah (Liverpool)
  • Eden Hazard (Real Madrid)
  • Marquinhos (Paris St-Germain)
  • Raheem Sterling (Manchester City)
  • Joao Felix (Atletico Madrid)

Gol Tunggal Dybala Menangkan Juventus Atas Atletico Madrid di Liga Champions

Atletico harus pasrah ditekuk Juventus lewat gol tunggal Dybala

Paulo Dybala menjadi penentu kemenangan Juventus di matchday kelima Liga Champions Eropa. Menghadapi Atletico Madrid di kandang sendiri di Stadion Allianz pada Selasa, 26 November 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, Dybala menjadi satu-satunya pencetak gol tunggal di laga tersebut.

dybala juventus vs atletico madrid - liga champions - www.infoprioritas.com

Gol tunggal Dybala terjadi di menit ke-46. Tambahan tiga poin di laga ini membuat Juventus mantap melaju ke babak 16 besar. Nyonya Tua kini berada di puncak klasemen dengan raihan total 13 poin dari lima pertandingan. Juventus unggul enam poin dari Atletico Madrid di urutan kedua.

Atletico masih dibayangi Leverkusen

Posisi Atletico belum aman. Pasalnya, klub berjuluk Los Colchoneros itu hanay berjarak dua poin dari Bayer Leverkusen di urutan ketiga, setelah pada waktu bersamaan Leverkusen sukses mencukur Lokomotiv Moskwa dua gol tanpa balas.

Atletico dan Juventus menampilkan permainan menarik. Kedua tim menurunkan formasi terbaik. Sejak menit awal Juventus berusaha mencari peluang mencetak gol. Begitu juga tim tamu. Namun tidak ada satu pun kesempatan yang mampu dikonversi menjadi gol sebelum Dybala mencatatkan namanya di papan skor di penghujung babak pertama.

Pelanggaran berujung kebobolan kubu Los Rojiblancos

Gol tunggal Dybala berawal dari pelanggaran yang dilakukan pemain Atletico di dekat kotak terlarang. Sebagai eksekutor Dybala sukses menjalankan tugasnya. Sepakan bebas Dybala bersarang di pojok gawang Los Rojiblancos.

Gol ini membuat laga semakin menarik di paruh kedua. Menit ke-67, tuan rumah hampir menggandakan keunggulan bila sepakan Federico Bernardeschi tidak membentur mistar gawang.

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri memberikan apresiasi kepada skuadnya. Mantan pelatih Chelsea itu secara khusus memberikan kredit kepada Dybala. Sarri tegas mengatakan Dybala adalah pemain kelas dunia.

“Dybala adalah kelas dunia. Dia tengah dalam performa yang sangat positif. Sehingga dia bisa membuat perbedaan,” beber Sarri.

Simeone: “Kami kurang tajam…”

Sementara itu pelatih Atletico, Diego Simeone mengakui timnya kurang tajam di lini depan. Hal ini membuat beberapa peluang gagal dimanfaatkan menjadi gol.

“Kami bermain melawan tim yang hebat, insiden bisa terjadi. Tetapi kami masih kurang tajam dalam penyelesaian akhir dan membuat gerakan itu diperhitungkan,” tandas Simeone.

Susunan pemain Juventus versus Atletico Madrid

Juventus (4-3-1-2): 1-Wojciech Szczesny; 19-Leonardo Bonucci, 13-Danilo, 2-Mattia De Sciglio, 4-Matthijs de Ligt; 14-Blaise Matuidi, 5-Miralem Pjanic, 30-Rodrigo Bentancur; 8-Aaron Ramsey (Federico Bernardeschi 53′); 7-Cristiano Ronaldo, 10- Paulo Dybala (Gonzalo Higuain 76′)

Pelatih: Maurizio Sarri

Atletico Madrid (4-4-2): 13-Jan Oblak; 23-Kieran Trippier, 18-Felipe, 22-Hermoso, 12-Renan Lodi (Thomas Lemar 64′); 16-Hector Herrera (Angel Correa 60′), 8-Saul Niguez, 6-Koke, 5-Thomas Partey; 20-Vitolo (Joao Felix 54′), 9-Alvaro Morata

Pelatih: Diego Simeone

Trio MSG Kompak Cetak Gol, Barcelona Tekuk Dortmund di Matchday 5 Liga Champions

Tekuk Dormund di Liga Champions, Trio MSG cetak gol serentak

Barcelona sukses memetik poin sempurna di matchday kelima Liga Champions Eropa. Tampil di kandang sendiri di Stadion Nou Camp pada Rabu, 27 November 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, Blaugrana membungkam tamunya Borussia Dortmund dengan skor 3-1 lewat kaki trio MSG.

Trio MSG (Messi, Suarez dan Griezmann) masing-masing mencetak satu gol. Lionel Messi mencetak gol di menit ke-33, Luis Suarez di menit ke-29, dan Antoine Griezmann di menit ke-67. Sementara itu gol tunggal tim tamu dicetak oleh Jadon Sancho di menit ke-77.

Barca di puncak grup F

Kemenangan ini membuat Barcelona makin mantap di puncak Grup F dengan tabungan total 11 poin dari lima pertandingan, unggul empat poin dari Dortmund di urutan kedua.

Barcelona sebenarnya tidak tampil dengan kekuatan terbaik, terutama di lini belakang. Gerard Pique dan Jordi Alba absen di laga ini. Namun demikian tuan rumah mampu mengontrol jalannya pertandingan.

Suarez sukses membuka keunggulan Barcelona di menit ke-29 usai menuntaskan umpan terukur Lionel Messi. Suarez pun berbalas melayani Messi beberapa menit kemudian. Sepakan kaki kiri Messi menyambut umpan Suarez tak mampu digagalkan kiper tim tamu.

El Barca kuasai dua babak laga

Di babak kedua Barcelona tetap menguasai jalannya laga. Tuan rumah sukses mencetak gol ketiga setelah umpan Messi berhasil dituntaskan dengan sempurna oleh Griezmann. Tim tamu sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-77.

Hasil ini sekaligus membungkam kritik terhadap kinerja Ernesto Valverde sebagai pelatih utama Barcelona. Justru gelandang Barcelona, Frankie De Jong menilai kritik tersebut tak berdasar.

De Jong: “Tim kami masih bisa lebih baik…”

“Sudah jelas kami mengetahui betul apa yang bisa kami tingkatkan. Kami sudah bekerja keras, tidak ada pertandingan di mana kami tidak membuat kesalahan,” tandas De Jong.

Lebih lanjut mantan gelandang Ajax Amsterdam itu mengatakan timnya bisa tampil lebih baik dari yang telah ditunjukkan.

“Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, kami bisa bermain lebih baik. Kami juga tidak bermain seburuk yang orang-orang pikirkan,” sambungnya.

Sementara itu pelatih Dortmund, Lucien Favre mengakui kualitas Barcelona.

“Sulit bermain di sini (Estadio Camp Nou), mereka memiliki banyak pemain yang bisa membuat perbedaan. Ini adalah fase yang sangat sulit bagi kami saat ini, tetapi saya yakin kami dapat mengatur untuk membalikkan keadaan,” tandas Favre.

Susunan pemain Barcelona versus Borussia Dortmund

Barcelona: 1-Marc-Andre ter Stegen, 23-Samuel Umtiti, 15-Clement Lenglet, 20-Sergi Roberto, 5-Sergio Busquets, 21-Frenkie de Jong, 4-Ivan Rakitic, 24-Junior Firpo, 10- Lionel Messi, 11-Ousmane Dembele, 9-Luis Suarez

Pelatih: Ernesto Valverde

Borussia Dortmund: 1-Roman Burki, 26-Lukasz Piszczek, 15-Mats Hummels, 16-Manuel Akanji, 14-Nico Schulz, 33-Julian Weigl, 28-Axel Witsel, 5-Achraf Hakimi, 13-Raphael Guerreiro, 11-Marco Reus, 19-Julian Brandt

Pelatih: Lucien Favre

Setan Merah Tersungkur Di Markas Astana Liga Europa

Matchday 5, Setan Merah harus kandas oleh Astana di Liga Eropa

Manchester United meraih hasil negatif dalam lawatannya ke markas Astana di matchday kelima Liga Europa. Pada pertandingan yang digelar di Astana Arena, Kazakhstan pada Kamis, 28 November 2019 malam atau Jumat dini hari WIB, Setan Merah takluk dengan skor 1-2.

Satu-satunya gol Manchester Merah dicetak oleh Jesse Lingard di menit ke-10. Sementara itu sepasang gol tuan rumah dicetak oleh Dmitri Shomko di menit ke-50 dan gol bunuh diri Di’Shon Bernard di menit ke-62.

Gagal kukuhkan tim di puncak Grup L

Kekalahan ini membuat Setan Merah gagal mengkukuhkan diri di puncak Grup L. United tetap berada di puncak dengan raihan total 10 poin dari lima laga, berjarak satu poin dari AZ Alkmaar. Sementara itu tambahan tiga poin dari laga ini belum mendongkrak posisi Astana dari dasar klasemen. Astana masih mendekam di urutan buncit dengan tabungan total tiga poin, berjarak dua poindari Partizan Belgrade di urutan ketiga.

Setan Merah yang tampil dengan kombinasi pemain utama dan pemain muda langsung menyerang sejak menit awal. Laga belum genap 10 menit Lingard sukses menggetarkan gawang tuan rumah. Berawal dari umpan Luke Shaw, Lingard melepaskan sepakan terarah dari luar kotak penalti tanpa bisa digagalkan kiper tuan rumah.

Tuan rumah mengungguli

Gol ini membuat Astana berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun hingga babak pertama usai skor tak juga berubah. Astana baru mendapatkan momentum untuk mengejar ketertinggalan di babak kedua. Terbukti, tuan rumah tidak hanya mampu menyamakan kedudukan, tetapi malah berbalik unggul.

Pelatih Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menyayangkan timnya yang tampil baik di babak pertama gagal mempertahankan keunggulan.

Solskjae: “Kami tidak bisa dapatkan bola…”

“Kami jelas kecewa dengan hasilnya, tapi saya pikir kami memulai laga dengan cara yang fantastis. Para pemain mengontrol permainan, mencetak gol fantastis, dan respons mereka usai kebobolan dua gol juga bagus,” tandas pelatih asal Norwegia itu

“Saya hanya kecewa dengan permainan selama 10 menit (saat MU kebobolan dua gol) tersebut, kamu bisa merasakan adanya tekanan yang menghampiri, dan kami tak bisa mendapatkan bola seperti yang kami lakukan sebelumnya,” lanjutnya.

Susunan pemain Astana versus Manchester United

Astana (4-4-2): 1-Nenad Eric (PG), 77, Dmitri Shomko, 27-Yuriy Logvinenko, 44-Evgeni Postnikov, 2-Antonio Rukavina, 15-Abzal Beysebekov, 10-Runar Mar Sigurjonsson, 18-Ivan Mayewski, 9-Dorin Rotariu, 91-Sergei Khizhnichenko (28-Yuriy Pertsukh 85′), 45-Roman Murtazayev (32-Rangelo Janga 90′).

Pelatih: Roman Hryhochuk

Manchester United (4-3-2-1): 13-Lee Anderson Grant (PG), 41-Ethan Laird, 38- Axel Tuanzebe, 58-Di’Shon Bernard, 23-Luke Shaw, 63-Dylan Levitt, 37-James Garner (59-Largie Ramazani 84′), 44-Tahith Chong (49-D’Mani Bughail-Mellor 65′), 14- Jesse Lingard, 28-Angel Gomes (54-Ethan Galbraith 88′), 26-Mason Greenwood.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

 

Man United Petik Hasil Imbang di Pekan ke-14 Liga Inggris

Jamu Aston Villa, Man United hanya bisa imbang saja

Manchester United hanya meraih hasil imbang di pekan ke-14 Liga Primer Inggris yang berlangsung pada Minggu, 1 Desember 2019. Menghadapi Aston Villa di Stadion Old Trafford, sebagai tuan rumah Setan Merah hanya mampu meraih satu poin dari pertandingan yang berkesudahan dengan skor 2-2.

Sepasang gol tuan rumah lahir dari gol bunuh diri Tom Heaton di menit ke-42 dan Victor Lindelof di menit ke-64. Sementara itu sepasang gol tim tamu dicetak oleh Jack Grealish di menit ke-11 dan Tyrone Mings di menit ke-66.

14 laga dengan 18 poin

Tambahan satu poin ini membuat perolehan poin Man United menjadi 18 dari 14 laga. United tertahan di papan tengah, tepatnya di urutan kesembilan. Sementara itu Aston Villa kini mengemas total 15 poin dari berada di papan bawah, tepatnya di posisi ke-15.

United menurunkan formasi terbaik di laga ini. Asa agar bisa meraih poin sempurna di kandang sendiri membuat mereka langsung menekan sejak menit awal. Alih-alih mencetak gol, gawang United yang dijaga David De Gea justru kebobolan di menit ke-11. Jack Grealish sukses menggetarkan gawang tuan rumah melalui sepakan terarah dari dekat kotak penalti United.

Solskjaer: “Kami sulit atas ketinggalan…”

United mampu menyamakan kedudukan lima menit jelang babak pertama usai. Berawal dari umpan Anfreas Pareira, bola lantas ditanduk oleh Marcus Rashford dan sempat membentur tiang gawang. Bola sempat mengenai kiper tim tamu sebelum masuk ke gawang sendiri.

Di babak kedua, kedua tim berbagi masing-masing satu gol. Laga pun berakhir dengan skor sama kuat, 2-2.

“Di babak pertama, kami tampaknya tidak bisa mengatasi ketertinggalan satu gol. Ketika kebobolan gol secepat itu di Old Trafford, Anda sedianya punya banyak waktu, tetapi kami tidak bisa memanfaatkannya dengan baik dan kami beruntung bisa menutup babak pertama dengan imbang,” ungkap Ole Gunnar Solskjaer usai laga.

Lebih lanjut pelatih Setan Merah itu mengatakan performa mereka membaik di babak kedua. Hal ini ditandai dengan beberapa peluang yang tercipta.

“Di babak kedua cukup bagus, kami menekan dan menciptakan peluang. Mereka punya peluang bagus lewat Grealish, tetapi kami menciptakan banyak peluang yang bisa memenangkan pertandingan ini. Namun secara keseluruhan, saya pikir kami tidak pantas memenangkannya, terutama setelah melihat babak pertama,” sambungnya.

Susunan pemain Manchester United Versus Aston Villa

Manchester United: 1-David De Gea; 29-Aaron Wan-Bissaka, 2-Victor Lindelof, 5-Harry Maguire, 53-Brandon Williams (Luke Shaw 79′); 15-Andreas Pereira, 17-Fred, 21-Daniel James, 8-Juan Mata (Jesse Lingard 74′), 10-Marcus Rashford; 9-Anthony Martial (Mason Greenwood 82′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Aston Villa: 1-Tom Heaton; 18-Matt Targett, 40-Tyrone Mings, 15-Ezri Konsa, 24-Frederic Guilbert; 14-Conor Hourihane (Henri Lansbury 81′), 6-Douglas Luiz, 7-John McGinn; 10-Jack Grealish, 9-Wesley, 21-Anwar El Ghazi (Trezeguet 18′)

Pelatih: Dean Smith

Drama Tujuh Gol di Derbi Merseyside, Liverpool Tekuk Everton

Kandaskan Everton dengan drama 7 gol pada derbi Merseyside

Liverpool berhasil memenangi derbi Merseyside menghadapi tim sekota, Everton di pekan ke-15 Liga Primer Inggris pada Rabu, 4 Desember 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB di Stadion Anfield. Pertandingan tersebut menciptakan tujuh gol dengan skor akhir 5-2 untuk kemenangan Liverpool.

Lima gol Si Merah dicetak oleh Divock Origi di menit keenam dan 31, Xherdan Shaqiri di menit ke-17, Sadio Mane di menit ke-45, dan Georginio Wijnaldum di menit ke-90. Sementara itu sepasang gol tim tamu dicetak oleh Michael Keane di menit ke-21 dan Richarlison di menit ke-45+3.

Puncak klasemen tetap milik Liverpool

Kemenangan ini membuat Liverpool makin nyaman di puncak klasemen. Tim besutan pelatih Jurgen Klopp itu telah mengemas total 43 poin dari 15 pertandingan. Liverpool memimpin delapan poin dari Leicester City di urutan kedua.

Liverpool sebenarnya tidak tampil dengan kekuatan terbaik. Klopp banyak menurunkan pemain pelapis. Namun sejak menit awal tuan rumah mampu mengendalikan permainan dan menciptakan banyak peluang.

Pesta gol Liverpool dimulai pada menit keenam. Origi yang menjadi andalan di lini serang tuan rumah sukses membuka keunggulan usai menuntaskan umpan dari Sadio Mane. Mane kembali menjadi pelayan bagi gol kedua Liverpool di menit ke-17 yang dicetak oleh Shaqiri. Pesta gol Liverpool ditutup oleh Wijnaldum di penghujung laga untuk memastikan kemenangan tuan rumah dengan skor 5-2.

Klopp: “Mereka harus lebih baik…”

Klopp pun mengomentari terkait catatan impresif timnya musim ini. Ia terus berharap timnya mampu lebih baik dari musim lalu.

“Saya akan senang kalau terjadi dalam semusim, itu akan hebat. Musim lalu kami hampir 38 pertandingan tidak terkalahkan, nyaris tapi tidak cukup. Itu adalah angka yang bagus, tapi saya tidak terlalu tertarik,” tandas Klopp.

“Sejak 1,5 tahun lalu sepertinya kami harus memenangi setiap pertandingan, syukurlah para pemain bisa melakukannya jadi semua kemenangan itu sangat penting,” sambungnya.

Rekrutan baru bagi Liverpool

Klopp ketika ditanya terkait rencana transfer musim dingin nanti, memberikan sinyal akan ada rekrutan baru. Hal ini sekaligus mengakhiri penantian Liverpool untuk mendatangkan pemain bintang sejak musim lalu.

“Saya di sini bukan untuk mengomentari bursa transfer Manchester City
“Kami tidak membicarakan soal itu. Kami selalu siap kok – jika kami bisa melakukan sesuatu untuk membantu tim ini, maka kami akan melakukannya (transfer). Jika tidak, maka tidak perlu,” tegas Klopp.

Susunan pemain Liverpool Versus Everton

Liverpool: 13-Adrian; 66-Trent Alexander-Arnold (12-Joe Gomez 83′), 6-Dejan Lovren, 4-Virgil van Dijk, 26-Andrew Robertson; 5-Georginio Wijnaldum, 20-Adam Lallana (14-Jordan Henderson 73′), 7-James Milner; 23-Xherdan Shaqiri, 10- Sadio Mane, 27-Divock Origi (9-Roberto Firmino 73′)

Pelatih: Juergen Klopp

Everton: 1-Jordan Pickford; 19-Djibril Sidibe (Bernard 35′), 2-Mason Holgate, 13-Yerry Mina, 5-Michael Keane, 12-Lucas Digne; 17-Alex Iwobi, 26-Tom Davies (Morgan Schneiderlin 72′), 10-Gylfi Sigurdsson, 7-Richarlison; 9-Dominic Calvert-Lewin (Moise Kean 60′)

Pelatih: Marco Silva