Sebab di Balik Tersingkirnya Man City di Tangan Lyon

Posted on September 2, 2020

Manchester City harus menguburkan harapannya untuk menjadi juara Liga Champions Eropa musim ini. Tim asal kota Manchester itu tersisih di babak perempat final setelah dikalahkan Lyon. Laga yang digelar di Stadion Jose Alvelade, Portugal pada Minggu, 16 Agustus 2020 dini hari WIB dimenangi Lyon dengan skor 3-1.

manchester city

Kekalahan The Citizen disinyalir tak lepas dari strategi yang dipakai sang pelatih, Pep Guardiola. Di laga ini mantan pelatih Barcelona itu menurunkan formasi tak lazim yakni 3-1-4-2 Raheem Sterling berduet dengan Gabriel Jesus di lini depan. Sementara itu, trio Fernandinho, Eric Garcia, dan Aymeric Laporte menempati lini pertahanan.

“Lyon benar-benar mendapat manfaat dari taktik gila Guardiola. Lyon bermain efisiensinya karena mereka sangat klinis. Tapi saya masih merasa ini adalah kesalahan Guardiola. Ini kegagalan Guardiola,” beber Julien Laurens, salah satu jurnalis olahraga terkemuka.

Lebih lanjut Laurens menilai Lyon tampil penuh percaya diri dan benar-benar memanfaatkan kesalahan yang dilakukan lawannya.

“Mereka percaya jika mereka serius dan terorganisir dengan baik maka mereka bisa melakukan sesuatu dan saya pikir mereka pantas mendapatkan banyak pujian,” sambungnya.

Selain itu Laurens mempertanyakan keputusan Guardiola yang tak memasang Phil Foden. Pemain muda ini sebenarnya tampil baik saat timnya menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar.

“Kenapa Phil Foden, yang mungkin adalah pemain terbaik Manchester City melawan Real Madrid minggu yang lalu, bahkan tidak masuk saat Anda mengejar permainan? Ini gila,” sambungnya, seperti dilansir dari QQ Online Soccer-news.

Laurens juga tak sepenuhnya mempersalahkan Guardiola. Apalagi ia menilai ada beberapa pemain yang gagal memanfaatkan peluang emas.

“Tentu saja ini bukan kesalahan Guardiola ketika Raheem Sterling gagal [pada peluang menit 86], tetapi kesalahan Guardiola tidak ada lagi peluang untuk City. Itu memiliki pengaruh yang jauh lebih besar selama 90 menit.”

Sementara itu mantan pemain Manchester United, Rio Ferdinand dibuat terperangah dengan pertandingan tersebut. Ia menilai sebelum laga ini banyak yang menjagokan Man City. Ternyata hasil berbeda terjadi di lapangan pertandingan.

“Saya benar-benar terperangah. Sebelum laga ini, kita bicara betapa City adalah unggulan kuat mengingat standar para pemain yang mereka miliki dalam skuad, tapi hari ini mereka praktis tak tampil dengan baik,” beber Ferdinand.

Mantan pemain tim nasional Inggris itu pun mengkritik strategi dan pemilihan pemain yang dilakukan Guardiola.

“Butuh pemain-pemain kreatif untuk menarik pemain lawan, menciptakan ruang yang bisa dikejar pemain cepat, dan mereka sudah pasti tidak melakukan hal ini dengan cukup,” tegas Ferdinand.

INFOPRIORITAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *