Pelatih Leipzig Sebut PSG Layak dapat Tiket Final

Pertandingan semi final Liga Champions Eropa antara Paris Saint-Germain (PSG) kontra RB Leipzig di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal pada Rabu, 19 Agustus 2020 dini hari WIB akhirnya dimenangi PSG. Tim tersebut pun berhak lolos ke partai final untuk menghadapi pemenang antara Bayern Muenchen kontra klub Ligue 1 lainnya yakni Lyon.

Julian Nagelsmann

Pelatih Leipzig, Julian Nagelsmann mengakui timnya pantas menyerahkan tiket final kepada Les Parisien. Ia menyebut tim tersebut tampil lebih baik. Hanya saja ia menyebut timnya sebenarnya tampil baik di awal-awal pertandingan.

“Saya rasa pada akhirnya tiket final untuk PSG memang pantas didapatkannya. Selama 10 atau 12 menit pertama, kami melakukannya dengan baik,” beber Nagelsmann.

Lebih lanjut Nagelsmann mengatakan situasi berubah setelah tendangan bebas yang berujung gol. Butuh waktu bagi timnya untuk bisa kembali mendapatkan ritme permainan setelah sempat dikacaukan oleh gol pertama itu..

“Kemudian kami dihadapkan dengan tendangan bebas dan terjadilah gol. Setelah itu kami membutuhkan waktu lima menit untuk bisa kembali bermain, tidak masalah dengan itu, dan kemudian kami kebobolan gol kedua,” sambungnya.

Pelatih asal Jerman itu menegaskan sulit bagi timnya untuk tampil maksimal. Ia mengakui kualitas skuad PSG yang membuat mereka kesulitan untuk mengembangkan permainan.

“Selanjutnya sulit untuk mengembalikan permainan karena PSG memiliki kualitas yang sangat baik. Mereka adalah tim yang lebih baik, anda harus menerimanya. Ini memang sulit, tetapi sepakbola beginilah adanya,” tegasnya.

Sementara itu kubu PSG melalui sang pelatih Thomas Tuchel mengatakan timnya sukses tampil sesuai rencana. Pelatih asal Jerman itu mengatakan kehadiran Angel Di Maria, Neymar Jr, dan Kylian Mbappe di lini depan benar-benar memberikan pengaruh. Para pemain itu tidak hanya mengancam lawan, tetapi juga ikut andil membantu saat PSG kehilangan bola.

“Kami tetap setia dengan gaya permainan kami. Jika memungkinkan, kami mampu mengendalikanĀ half-spaceĀ dengan serangan balik mereka,” beber Tuchel.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan kecepatan para pemain depan itu berhasil dimanfaatkan untuk memberikan tekanan kepada lawan sejak lini tengah hingga lini pertahananan.

“Kami memanfaatkan akselerasi Angel (Di Maria), Kylian (MbappĆ©), dan Neymar untuk menekan di antara garis pertahanan dan lini tengah,” seperti dilansir dari QQ Online sports-news.

Tiga gol PSG dicetak oleh Marquinhos, Angel Di Maria, dan Juan Bernat. Namun demikian Di Maria sukses mencuri perhatian karena tidak hanya mencetak satu gol tetapi juga ikut andil bagi terciptanya dua gol lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.