Gasak Lazio 2-0, Inter Milan ke Semifinal Coppa Italia 2024/2025

Inter Milan terus menjaga harapan di pentas Coppa Italia 2024/2025. Internazionale Milan baru saja meraih tiket semifinal usai menggasak Lazio dua gol tanpa balas pada pertandingan yang digelar di Giuseppe Meazza pada Rabu, 26 Februari 2025 dini hari WIB.

Sepasang gol tuan rumah dicetak oleh Marko Arnautovic di menit ke-39 dan Hakan Calhanoglu di menit ke-77.

Berkat kemenangan ini, Inter pun berhak ke empat besar, menyusul AC Milan dan Bologna.

Pelatih Inter, Simone Inzaghi senang dengan kemenangan ini. Ia pun memuji semangat dan mentalitas para pemain Inter.

“Saya mendapat respons penting dari para pemain. Beberapa tidak dalam kondisi terbaik, tapi mereka tidak menyerah,” beber Inzaghi.

Pria asal Italia itu secara khususu memberikan apresiasi kepada sejumlah pemain yang sedang tidak dalam konfisi fit dan harus berjuang dengan menahan rasa sakit.

“Mereka bermain dengan obat pereda nyeri, tapi tidak pernah mundur. Mereka tahu tim membutuhkan mereka,” tambahnya.

Ia juga mengomentari gol pertama yang dicetak Arnautovic yang tidak lepas dari penempatan posisi sang pemain yang bisa mengatasi tembok pertahanan tim tamu.

“Kami sudah bekerja keras pada set piece pagi ini. Jika Lazio menempatkan pemain jangkung di dalam kotak penalti, Arnautovic harus keluar, dan bola itu datang ke arahnya. Kami tahu kemampuan menendangnya,” pungkasnya.

Susunan Pemain Inter Milan versus Lazio:

INTER (3-5-2): Josep Martinez; Benjamin Pavard, Stefan de Vrij, Yann Bisseck; Matteo Darmian, Davide Frattesi, Kristjan Asllani, Piotr Zielinski, Federico Dimarco; Mehdi Taremi, Marko Arnautovic.

LAZIO (4-2-3-1): Christos Mandas; Manuel Lazzari, Samuel Gigot, Alessio Romagnoli, Luca Pellegrini; Nicolo Rovella, Matteo Guendouzi; Gustav Isaksen, Boulaye Dia, Mattia Zaccagni; Loum Tchaouna.

Drama 8 Gol Warnai Hasil Imbang Barcelona vs Atletico di Leg Pertama Semifinal Copa del Rey 2024/2025

Pertandingan sengit tersaji saat Barcelona menjamu Atletico Madrid di leg pertama semifinal Copa del Rey 2024/2025 pada Rabu, 26 Februari 2025 dini hari WIB.

Sebanyak delapan gol tercipta pada pertandingan yang berakhir imbang, 4-4.

Empat gol tuan rumah dicetak oleh Pedri (19′), Pau Cubarsi (21′), Inigo Martinez (41′), dan Robert Lewandowski (74′). Sementara tim tamu mencetak gol lewat Julian Alvarez (1′), Antoine Griezmann (6′), Marcos Llorente (84′), dan Alexander Sorloth (90+3′).

Barcelona lebih dahulu tertinggal sebelum berbalik unggul. Atletico kemudian mengejar ketertinggalan hingga memaksa hasil seri.

Hasil imbang ini membuat laga leg kedua di Wanda Metropolitano nanti akan menjadi penentu. Giliran Atletico Madrid yang menjadi tuan rumah.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick optimistis dengan peluang timnya di leg kedua nanti. Ia yakin mereka bisa memetic kemenangan di laga pada awal April nanti.

“Kami bisa menang di Metropolitano,” tandas Flick.

Pelatih asal Jerman itu mengakui kualitas Atletico. Namun, ia yakin dengan skuad yang lebih muda bisa membuat lawannya kerepotan.

“Atletico tim hebat dengan pemain berkualitas. Mereka menekan kami di menit-menit akhir, dan saya tidak suka cara kami kebobolan gol terakhir. Tapi kami adalah tim muda yang terus belajar.”

Terkait pertandingan ini, Flick mengakui timnya bisa mendominasi pertandingan namun tidak sanggup untuk mencetak lebih banyak gol.

“Kami mendominasi 70 menit pertandingan dan bertahan dengan baik, tetapi kami harus bekerja lebih keras agar tidak kebobolan seperti gol terakhir Atletico.”

Mantan pelatih Bayern Muenchen dan timnas Jerman itu mengaku puas dengan apa yang sudah ditunjukkan para pemainnya di laga sarat gengsi ini.

“Kami berada di jalur yang benar. Tim ini percaya diri dan banyak pemain dalam performa terbaik. Saya 95% puas dengan permainan kami hari ini,” tutup Flick.

Susunan Pemain Barcelona versus Atletico Madrid:

BARCELONA XI (4-2-3-1): Wojciech Szczesny; Alejandro Balde, Inigo Martinez, Pau Cubarsi, Jules Kounde; Pedri, Frenkie de Jong; Raphinha, Dani Olmo, Lamine Yamal; Ferran Torres.

Pelatih: Hansi Flick

ATLETICO MADRID XI (4-4-2): Juan Musso; Javi Galan, Clement Lenglet, Jose Maria Gimenez, Marcos Llorente; Conor Gallagher, Pablo Barrios, Rodrigo De Paul, Giuliano Simeone; Julian Alvarez, Antoine Griezmann

Pelatih: Diego Simeone

Mengenal Jordi Cruyff, Eks Pemain Barcelona yang JadiPenasihan Teknis Timnas Indonesia

Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) terus melakukan terbososan. Terbaru, PSSI mengumumkan Jordi Cruyff sebagai Penasihat Teknis.

Jordi Cruyff merupakan sosok yang berpengaruh dan berpengalaman di dunia sepak bola. Ia tidak hanya menjadi pemain klub-klub top Eropa, tetapi juga menduduki posisi manajerial penting baik di tingkat Eropa maupun Asia.

Ia pernah menjadi Sporting Director di FC Barcelona, lalu Kepala Pelatih di Shenzhen FC dan Chongqing Dangdai Lifan di Liga Sepak bola Tiongkok.

“Dengan bangga kami menyambut Jordi Cruyff sebagai Penasihat Teknis PSSI yang baru,” beber Erick Thohir melansir situs resmi PSSI.

Ketua Umum PSSI itu mengatakan Jordi dan Patrick Kluivert sudah saling mengenal. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi sepak bola Indonesia di masa depan.

“Patrick Kluivert dan Jordi saling mengenal satu sama lain, dan ketika beliau merekomendasikannya saya sangat bahagia. Pengalaman beliau sebagai pemain dan pelatih akan sangat penting dalam membangun masa depan sepak bola Indonesia. Terus terang mendatangkan sosok dengan kualitas baik seperti Jordi itu tidak mudah. Jadi hal ini harus sangat diapresiasi karena Jordi sangat serius untuk memajukan sepak bola kita,” sambung Erick.

Sementara itu, Jordi Cruyff menyambut gembira kepercayaan yang diberikan PSSI kepadanya.

“Saya sangat bersemangat. Saya tidak sabar untuk berbagi pengalaman saya dan pengetahuan saya untuk memajukan level sepak bola Indonesia. Talenta sudah ada, dengan struktur yang baik dan dukungan yang tepat, kita bisa mencapai mimpi yang hebat di panggung dunia,” ungkap mantan pemain Manchester United dan timnas Belanda itu.

Respon positif tentu juga datang dari kepala pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Menurutnya, kehadirannya akan memberikan pengaruh positif bagi sepak bola dalam negeri.

“Hadirnya sosok dengan kualifikasi seperti Jordi di federasi akan mendorong perkembangan sepak bola Indonesia dengan pesat. Saya tidak sabar untuk bekerja dengan beliau untuk memperkuat sepak bola Indonesia dan mendorong pemain Indonesia ke level yang baru,” tandas Patrick.

Berikut profil Jordi Cruyff:

Nama lengkap: Johan Jordi Cruyff
Tanggal lahir: 9 Februari 1974

Tempat lahir: Amsterdam, Belanda
Tinggi: 1,83 m

Karier Junior
1981 – 1988: Ajax
1988 – 1992: Barcelona

Karier Senior
1992 – 199: Barcelona B
1994 – 1996: Barcelona
1996 – 2000: Manchester United
1999: Celta Vigo (pinjaman)
2000 – 2003: Alavés
2003 – 2004: Espanyol
2006 – 2008: Metalurh Donetsk
2009 – 2010: Valletta

Karier Pelatih

2009-2010: Asisten Pelatih Valletta

2010-2012: AEK Larnaca

2012-2017: Direktur Olahraga Maccabi Tel Aviv

2017: Pelatih interim Maccabi Tel Aviv

2017-2018: Pelatih Maccabi Tel Aviv

2020: Pelatih Timnas Ekuador

2020-2021: Shenzhen FC

2021-2022: Penasihat Strategis Barcelona

2022-2023: Direktur Olahraga Barcelona

Timnas U-20 Gagal Total di Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Dipecat

Tim nasional U-20 Indonesia gagal terbang tinggi di Piala Asia U-20 2025 yang berlangsung di Shenzen, Tiongkok.

Skuad Garuda hanya mampu finis di posisi ketiga di fase grup. Dengan demikian, target tinggi lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 2025 pun pupus.

PSSI pun mengambil langkah tegas dengan memberhentikan sang pelatih, Indra Sjafri.

“Setelah kami di PSSI, baik saya, Wakil Ketua Umum, dan para Exco mengadakan evaluasi, kami berkeputusan untuk melepas coach Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas U-20. Saya pribadi dan PSSI sangat berterima kasih atas jasa dan kerja keras yang telah ditunjukkan coach Indra selama menangani Garuda Muda sehingga punya prestasi juara AFF U-19 2024 dan lolos Piala Asia U-20 2025,” ungkap Ketua Umum PSSI, Erick Thohir melansir situs resmi PSSI.

Erick mengatakan pihaknya akan segera mencari pengganti pelatih berusia 62 tahun itu demi menjaga roda pembinaan sepak bola di Indonesia terus bergulir.

“Keputusan untuk melepas coach Indra diambil secara profesional. Artinya, coach Indra juga memahami dan menerima keputusan tersebut. Secara pribadi dan organisasi, hubungan kami tetap baik. Coach Indra masih dan akan tetap menjadi bagian dari sepak bola Indonesia,” sambungnya.

Sebelumnya, Indonesia hanya bisa meraih hasil imbang 1-1 menghadapi Yaman di pertandingan terakhir Grup C. Dengan dua kekalahan dan sekali seri, Indonesia finis di posisi ketiga, di belakang Iran dan Uzbekistan. Indonesia hanya unggul selisih gol dari Yaman di posisi terakhir.

Setelah pertandingan itu, Indra Sjafri pun angkat bicara termasuk menyinggung soal masa depannya.

“Saya mewakili tim dan saya pribadi sebagai pelatih yang dipercaya, minta maaf kepada semua masyarakat Indonesia, tidak bisa memenuhi keinginan untuk lolos ke Piala Dunia U-20 2025,” beber Indra setelah pertandingan.

Ia mengatakan dirinya belum bisa mewujudkan target yang diberikan kepadanya. Untuk itu, ia pun meminta maaf.

“Saya memimpin tim ini di bulan Desember 2023. Dalam satu tahun ini ada tiga target yang saya terima. Target pertama juara AFF, target kedua harus lolos Piala Asia, dan target ketiga harus lolos ke Piala Dunia. Dari ketiga target itu, saya tak bisa mengantarkan tim ini untuk lolos ke Piala Dunia. Untuk itu, sekali lagi saya mohon maaf,” tambahnya.

Sebagai konsekuensinya, Indra mengatakan siap untuk dievaluasi. Ia menyerahkan keputusan akhir kepada PSSI.

“Saya berterima kasih kepada PSSI yang mendukung penuh semua roadmap saya dan semua program-program latihan saya. Mengenai hal-hal yang misalnya apakah saya harus dievaluasi, saya menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI. Apapun resiko dari kegagalan ini, saya secara kesatria bertanggung jawab,” tutup mantan pelatih timnas U-19 Indonesia itu.

Menang Lagi di Leg Kedua, Real Madrid Singkirkan Manchester City dari Liga Champions 2024/2025

Real Madrid masih terlalu tangguh bagi Manchester City saat kedua tim berduel di play-off 16 besar Liga Champions 2024/2025.

Pada pertandingan leg kedua yang digelar di Santiago Bernabeu pada Kamis, 20 Februari 2025 dini hari WIB, El Real menang dengan skor 3-1.

Sebelumnya di leg pertama di Etihad Stadium, Los Blancos juga membuat City menderita dengan skor 3-2.

Dengan demikian, Madrid berhak ke babak gugur dengan keunggulan agregat 6-3.

Tiga gol Madrid di kandang sendiri kali ini dicetak oleh Kylian Mbappe. Mantan pemain PSG ini mencetak hat-trick alias tiga gol.

Sementara itu, satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh pemain muda Nico Gonzalez di penghujung laga, tepatnya di menti ke-90+2.

Pelatih City, Pep Guardiola mengakui keunggulan tim lawan. Menurutnya, Madrid pantas menang karena tampil lebih baik.

“Tim terbaik yang menang. Mereka pantas mendapatkannya. Musim ini kami tidak begitu baik – saya merasa bahwa, di musim-musim sebelumnya, kami lebih baik dari Madrid, tetapi kali ini tidak demikian,” tandas Guardiola.

Lebih lanjut, pelatih asal Spanyol itu menegaskan dalam kompetisi seperti ini kualitas permainan memang sangat berpengaruh.

“Dalam kompetisi ini, kualitas selalu diperhitungkan. Musim ini Madrid mampu menguasai bola dalam waktu yang lama; mereka dinamis, mereka cepat ketika berlari dan mereka menekan dengan baik.”

Ia pun meminta para pemain City agar segera bangkit.

“Yang harus Anda lakukan adalah menerima kekalahan ini dan terus maju,” tambahnya.

Susunan Pemain Real Madrid versus Manchester City:

REAL MADRID XI: Thibaut Courtois; Federico Valverde, Antonio RĂĽdiger, Raul Asencio, Ferland Mendy; Dani Ceballos, Aurelien Tchouameni; Rodrygo, Jude Bellingham, Vinicius Junior; Kylian Mbappe.

Pelatih: Carlo Ancelotti

MANCHESTER CITY XI: Ederson; Abdukodir Khusanov, Ruben Dias, John Stones, Josko Gvardiol; Ilkay Gundogan, Nico Gonzalez; Savinho, Bernardo Silva, Phil Foden; Omar Marmoush.

Pelatih: Pep Guardiola

Chelsea Babak Belur di Pekan K-25 Premier League 2024/2025, Dihajar Brighton 0-3

Chelsea harus menalan pil pahit di pekan ke-25 Premier League 2024/2025. Bertandang ke Falmer Stadium pada Sabtu, 15 Februari 2025 dini hari WIB, The Blues digasak tiga gol tanpa balas.

Tiga gol tuan rumah dicetak oleh Kaoru Mitoma di menit ke-27 dan sepasang gol alias brace dari Yankuba Minteh  di menit ke-38 dan 63.

Kemenangan Brighton ini sungguh istimewa. Selain terjadi di hadapan pendukung sendiri, ini merupakan kemenangan kedua beruntun setelah kemenangan 2-1 di putaran keempat Piala FA.

Sebaliknya, Chelsea harus pulang dengan kepala tertunduk setelah misi meraih poin dan balas dendam gagal terwujud.

Chelsea pun harus membayar mahal kekalahan ini dengan terlempar dari empat besar Premier League saat ini. Chelsea mengemas 43 poin dari 25 pertandingan dan terlempar ke posisi keenam, di belakang Bournemouth dan Manchester City.

Sementara Brighton di posisi ke-10 dengan 37 poin dari 25 laga yang telah dijalani.

Pelatih Chelsea, Enzo Meresca tak bisa menyembunyikan kekecewaan atas kekalahan telak ini. Ia pun meminta maaf kepada para penggemarnya karena timnya tampil buruk.

“Kami benar-benar minta maaf kepada para fans kami yang telah datang ke sini, terutama karena penampilan kami yang mengecewakan,” tandas Maresca.

Pelatih asal Portugal itu pun meminta para pemain Chelsea segera berbenah. Dengan 14 pertandingan tersisa, ia meminta para pemain agar segera bangkit dan memperbaiki penampilan di laga-laga selanjutnya.

“Masih ada 14 pertandingan yang tersisa di musim ini. Jadi saya rasa kami perlu bermain dengan jauh lebih baik ketimbang apa yang kami tunjukkan di musim ini,” pungkasnya.

Susunan Pemain Brighton versus Chelsea:

BRIGHTON & HOVE ALBION: Verbruggen, Lamptey, Webster, Van Hecke, Veltman, Minteh (89′ Adingra), Mitoma, Hinshelwood (74′ Gomez), Baleba (84′ Baleba), Rutter (73′ Pedro), Welbeck (84′ Ayari)

Pelatih: Hurzeler

CHELSEA: Jorgensen, Cucurella, Colwill, Chalobah, Gusto (65′ James), Enzo, Caicedo (65′ Dewsbury-Hall), Neto (65′ George), Madueke (21′ Sancho), Palmer, Nkunku

Pelatih: Enzo Maresca

Apakah City Bisa Comeback di Markas Madrid demi Tiket 16 Besar Liga Champions 2024/2025?

Manchester City akan menghadapi laga berat di leg kedua babak play-off 16 besar Liga Champions 2024/2025 di markas Real Madrid.

Duel di Santiago Bernabeu pada Kamis, 20 Februari 2025 dini hari WIB itu menjadi penentuan siapa yang lebih layak melangkah ke babak 16 besar.

Madrid dalam posisi unggul setelah di leg pertama di markas City berhasil mengunci kemenangan dengan skor 3-2, di samping akan tampil di hadapan pendukung sendiri.

Sebaliknya, City harus mengejar defisit satu gol dan mengatasi tekanan tuan rumah bila ingin membalikkan keadaan.

Apakah City bisa ukir “comeback” dan meredam tuan rumah? Atau jangan-jangan Madrid masih terlalu superior?

5 pertemuan terakhir kedua tim:
12/02/25 Manchester City 2-3 Real Madrid (Liga Champions)
18/04/24 Manchester City 1-1 Real Madrid (Liga Champions)
10/04/24 Real Madrid 3-3 Manchester City (Liga Champions)
18/05/23 Manchester City 4-0 Real Madrid (Liga Champions)
10/05/23 Real Madrid 1-1 Manchester City (Liga Champions).

5 pertandingan terakhir Real Madrid:
02/02/25 Espanyol 1-0 Real Madrid (La Liga)
06/02/25 Leganes 2-3 Real Madrid (Copa del Rey)
09/02/25 Real Madrid 1-1 Atletico Madrid (La Liga)
12/02/25 Manchester City 2-3 Real Madrid (Liga Champions)
15/02/25 Osasuna 1-1 Real Madrid (La Liga).

5 pertandingan terakhir Manchester City:
30/01/25 Manchester City 3-1 Club Brugge (Liga Champions)
02/02/25 Arsenal 5-1 Manchester City (Premier League)
08/02/25 Leyton Orient 1-2 Manchester City (FA Cup)
12/02/25 Manchester City 2-3 Real Madrid (Liga Champions)
15/02/25 Manchester City 4-0 Newcastle (Premier League).

Perkiraan susunan pemain Real Madrid versus Manchester City:

Real Madrid (4-2-1-3): Courtois; Valverde, Tchouameni, Asencio, Mendy; Ceballos, Camavinga; Bellingham; Rodrygo, Mbappe, Vinicius Junior.

Pelatih: Carlo Ancelotti.

Info skuad: Carvajal (cedera), Eder Militao (cedera), Rudiger (meragukan), Vazquez (meragukan), Alaba (meragukan).

Manchester City (4-2-1-3): Ederson; Lewis, Stones, Ruben Dias, Gvardiol; Nico Gonzalez, Bernardo Silva; Foden; Savinho, Haaland, Marmoush.

Pelatih: Josep Guardiola.

Info skuad: Akanji (cedera), Bobb (cedera), Rodri (cedera), Ake (meragukan), Grealish (meragukan), Haaland (meragukan).

3 Kartu Merah dan Gol Menit Akhir Warnai Hasil Imbang Liverpool vs Everton

Pertandingan derby Everton versus Liverpool di laga tunda pekan ke-15 Premier League 2024/2025 berlangsung dalam tensi tinggi. Tiga kartu merah mewarnai derby Merseyside pada Kamis, 13 Februari 2025 dini hari WIB yang berahir dengan skor identik, 2-2

Everton yang bermain di kandang sendiri di Goodison Park mampu mencuri gol lebih dulu di menit ke-11 melalui Beto.

Namun, tim tamu berhasil membuat skor sama kuat di menit ke-16 melalui aksi Alexis Mac Allister.

The Reds berhasil membalikkan keadaan setelah Mohamed Salah mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-73.

Keunggulan Liverpool buyar di menit akhir. Tepat di menit ke-90+8, James Tarkowski mencetak gol membuat skor akhirnya sama kuat dan kedua tim harus berbagi satu angka.

Liverpool tentu kecewa karena gagal membawa pulang poin sempurna. Liverpool masih berada di puncak klasemen dengan 57 poin, unggul tujuh angka dari Arsenal di posisi kedua.

Sementara itu, Everton terus berjuang di papan bawah. Saat ini tim besutan David Moyes itu berada di posisi ke-15 dengan 27 poin dari 24 laga yang telah dimainkan.

Pertandingan ini berakhir tegang di antara kedua kubu. Wasit sampai harus mengeluarkan tiga kartu merah, termasuk untuk pelatih Liverpool, Arne Slot.

Kapten Liverpoo, Virgil van Dijk mengaku hasil tersebut mengecewakan.

“Saya kira perasaannya sekarang jelas kecewa, itu cukup jelas, dan itulah perasaan hari ini dan besok,” beber Van Dijk.

Namun demikian, mereka tak bisa berlama-lama larut dalam kesedihan. Mereka harus segera mempersiapkan diri menghadapi laga selanjutnya menghadapi Wolves.

“Tapi mulai besok kami fokus ke Wolves dan kami mencoba meraih tiga angka saat itu dan seterusnya.”

Padanya jadwal pertandingan hingga jeda internasional berikutnya menuntut fokus dan persiapan maksimal dari para pemain.

“Kami semua tahu kami menghadapi banyak pertandingan sampai jeda internasional jadi tidak ada gunanya terlalu meratapi hasil ini. Kami maunya sih menang di sini, kami bisa saja menang, mungkin seharusnya kami menang. Tapi beginilah adanya, kami menerimanya dan beranjak.”

Ia juga mengomentari kericuhan yang terjadi di ujung laga. Ia mengaku provokasi dari Doucoure membuat kedua kubu terlibat kericuhan.

“Anda lihat mereka merayakan gol, mereka berhak melakukannya. Doucoure ingin memprovokasi fans kami. Menurut Curtis [Jones], itu bukan hal yang benar untuk dilakukan. Wasit tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan pertandingan. Saya mengatakan itu kepadanya,” beber Van Dijk.

Ia mengatakan Tindakan tersebut sangat provokatif dan disaksikan banyak pohak.

“Itu adalah provokasi yang sangat besar. Kami semua melihatnya dan bereaksi sebagai sebuah tim sebagaimana mestinya. Yang terjadi ada pertengkaran besar, tetapi bukan saya yang harus menghadapinya melainkan wasit. Dan, hari ini saya tidak yakin dia bisa mengendalikan sepenuhnya.”

Susunan Pemain Everton versus Liverpool:

EVERTON XI: Pickford, Mykolenko, Branthwaite, Tarkowski, O’Brien, Gueye (77′ Iroegbunam), Garner (87′ Young), Ndiaye (25′ Harrison), Doucoure, Lindstrom (77′ Alcaraz), Beto

Pelatih: David Moyes

LIVERPOOL XI: Alisson, Robertson (69′ Tsimikas), Van Dijk, Konate, Bradley (61′ Jones), Mac Allister, Gravenberch (61′ Alexander-Arnold), Gakpo (69′ Nunez), Salah, Szoboszlai, Diaz (87′ Jota)

Pelatih: Arne Slot

Jamu Celtic, Muenchen Hanya Butuh Hasil Seri untuk Tiket Gugur Liga Champions 2024/2025

Bayern Muenchen akan menjamu Celtic di leg kedua play-off 16 besar Liga Champions 2024/2025 di Allianz Arena pada Rabu, 19 Februari 2025 dini hari WIB.

Muenchen sedang di atas angin menyusul kemenangan 2-1 di kandang Celtic di leg pertama.

Dengan demikian, Die Roten hanya butuh hasil seri untuk lolos ke fase gugur.

Namun, klub Skotlandia itu akan datang dengan motivasi tinggi yakni ingin membalikkan keadaan dan membuat kejutan di kandang FC Hollywood.

Apakah Celtic yang saat ini diasuh Brendan Rodgers bisa membalikkan keadaan?

5 pertemuan sebelumnya:
13/02/25 Celtic 1-2 Bayern Munchen (Liga Champions)
01/11/17 Celtic 1-2 Bayern Munchen (Liga Champions)
19/10/17 Bayern Munchen 3-0 Celtic (Liga Champions)
25/11/03 Celtic 0-0 Bayern Munchen (Liga Champions)
17/09/03 Bayern Munchen 2-1 Celtic (Liga Champions).

5 pertandingan terakhir Bayern Munchen:
30/01/25 Bayern Munchen 3-1 Slovan Bratislava (Liga Champions)
01/02/25 Bayern Munchen 4-3 Holstein Kiel (Bundesliga)
08/02/25 Bayern Munchen 3-0 Werder Bremen (Bundesliga)
13/02/25 Celtic 1-2 Bayern Munchen (Liga Champions)
16/02/25 Bayer Leverkusen 0-0 Bayern Munchen (Bundesliga).

5 pertandingan terakhir Celtic:
02/02/25 Motherwell 1-3 Celtic (Premiership)
06/02/25 Celtic 6-0 Dundee (Premiership)
09/02/25 Celtic 5-0 Raith Rovers (Piala Skotlandia)
13/02/25 Celtic 1-2 Bayern Munchen (Liga Champions)
15/02/25 Celtic 3-0 Dundee United (Premiership).

Perkiraan susunan pemain Bayern Muenchen versus Celtic:

Bayern Munchen (4-2-3-1): Neuer; Guerreiro, Dier, Upamecano, Laimer; Pavlovic, Kimmich; Coman, Musiala, Olise; Kane.

Pelatih: Vincent Kompany.

Info skuad: Daniel Peretz (cedera), Alphonso Davies (meragukan), Joao Palhinha (meragukan).

Celtic (4-3-3): Schmeichel; Taylor, Trusty, Carter-Vickers, Johnston; Hatate, McGregor, Engels; Maeda, Idah, Kuhn.

Pelatih: Brendan Rodgers.

Info skuad: James Forrest (cedera), Paulo Bernardo (cedera).

Derby d’Italia, Juventus vs Inter Milan di Pekan Ke-25 Serie A 2024/2025

Salah satu pertandingan akbar di pekan ke-25 Serie A Italia 2024/2025 akan tersaji di Allianz Stadium pada Senin, 17 Februari 2025 dini hari WIB saat tuan rumah Juventus menjamu Inter Milan.

Kedua tim tentu berambisi memenangi pertandingan ini selain untuk poin juga menjaga gengsi.

Kedua tim menghadapi lag aini dengan mdoal bagus. Juventus tak pernah kalah dalam tiga pertandingan terakhir. Begitu juga Inter Milan.

Jelas, pertandingan ini tidak hanya akan ditentukan oleh kesiapan para pemain di lapangan pertandingan tetapi juga taktik kedua pelatih.

Siapa bakal memenangi laga ini?

5 pertemuan terakhir kedua tim:
28/10/24 Inter Milan 4-4 Juventus (Serie A)
05/02/24 Inter Milan 1-0 Juventus (Serie A)
27/11/23 Juventus 1-1 Inter Milan (Serie A)
27/04/23 Inter Milan 1-0 Juventus (Coppa Italia)
05/04/23 Juventus 1-1 Inter Milan (Coppa Italia).

5 pertandingan terakhir Juventus:
26/01/25 Napoli 2-1 Juventus (Serie A)
30/01/25 Juventus 0-2 Benfica (Liga Champions)
02/02/25 Juventus 4-1 Empoli (Serie A)
08/02/25 Como 1-2 Juventus (Serie A)
12/02/25 Juventus 2-1 PSV (Liga Champions).

5 pertandingan terakhir Inter Milan:
27/01/25 Lecce 0-4 Inter Milan (Serie A)
30/01/25 Inter Milan 3-0 Monaco (Liga Champions)
03/02/25 AC Milan 1-1 Inter Milan (Serie A)
07/02/25 Fiorentina 3-0 Inter Milan (Serie A)
11/02/25 Inter Milan 2-1 Fiorentina (Serie A).

Perkiraan susunan pemain Juventus versus Inter Milan:

Juventus (4-1-4-1): Di Gregorio; Weah, Gatti, Veiga, Savona; Thuram; Conceicao, Koopmeiners, McKennie, Nico Gonzalez; Kolo Muani.

Pelatih: Thiago Motta.

Info skuad: Milik (cedera), Bremer (cedera), Cabal (cedera), Kalulu (cedera), Douglas Luiz (cedera).

Inter Milan (3-5-2): Sommer; Pavard, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Taremi, Lautaro.

Pelatih: Simone Inzaghi.

Info skuad: Di Gennaro (cedera).